Bekasi, aspirasidirect.com
Keterangan Kodariah bersama tim Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar) Kecamatan Karang Bahagia memberikan penyuluhan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB), Minggu (9/8/2026), di Desa Karangrahayu, Kecamatan Karang Bahagia.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa KKN mengenai berbagai program ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, khususnya perempuan, anak, dan keluarga.
Dalam penyuluhan tersebut, tim Motekar menyampaikan sejumlah materi, salah satunya sosialisasi STOPAN JABAR (Stop Pernikahan Anak di Jawa Barat). Edukasi ini menekankan pentingnya mencegah pernikahan anak serta membangun kesadaran keluarga dan remaja mengenai dampak pernikahan di usia dini.
Selain itu, mahasiswa mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya legalitas keluarga, seperti kepemilikan akta nikah dan akta kelahiran. Legalitas tersebut dinilai penting untuk menjamin pemenuhan hak-hak administrasi setiap anggota keluarga.
Tim Motekar juga menjelaskan pentingnya pendampingan terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk upaya memberikan dukungan kepada korban. Materi lainnya mencakup pendampingan kesehatan dan pola asuh anak agar tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal.
Dalam bidang ketahanan keluarga, peserta juga diberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai komunikasi dalam keluarga, bantuan sosial (bansos), ketahanan keluarga, serta ketahanan ekonomi.
Penyuluhan turut membahas pendampingan program bantuan listrik dan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari pemerintah provinsi. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya perencanaan keluarga melalui program Keluarga Berencana (KB).
Sementara bagi kalangan remaja, tim Motekar memberikan sosialisasi mengenai kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA). Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan generasi muda terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu masa depan mereka.
Sejumlah mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa yang mengikuti kegiatan tersebut mengapresiasi penyuluhan yang diberikan. Mereka menilai materi yang disampaikan relevan dengan kondisi masyarakat dan dapat menjadi bekal dalam menjalankan program KKN di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara tim Motekar, mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, sehat, sejahtera, serta mampu melindungi perempuan dan anak.(s).








