Banten,aspirasidirect.com
Eskalasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda makin mengkhawatirkan. Setelah dilaporkan mengalami erupsi pada Sabtu pagi (5/9/2026), pantauan seismik mengkonfirmasi bahwa letusn ini merupakan kategori ERUPSI BESAR dengan ampitudo gempa letusan yang melonjak signifikan.
Meskipun visual letusan di tengah laut kerap tertutup kabut tebal dan pekatnya malam, getaran dentuman serta gempa tremor menerus terekam kuat, menandakan adanya suplai magma yang sangat aktif dari perut bumi.
Berdasarkan laporan MAGMA Indonesia milik Kementerian ESDM, Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami sedikitnya 10 kali erupsi dalam rentang Jumat (4/9/2026) hingga Sabtu (5/9/2026) dini hari.(red).







