PT WBLS dan PT ZNET di Segel Petugas

Bekasi, aspirasidirect.com  – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyegel dua perusahaan industri peleburan logam di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.( Kamis 12/06/20115).

Penyegelan dilakukan usai verifikasi lapangan bersama Deputi Penegakan Hukum Lingkungan terhadap PT WBLS dan PT ZNET yang terbukti mencemari udara tanpa sistem pengendalian emisi yang memadai.

“Kami menemukan PT WBLS di Kabupaten Bekasi mengeluarkan asap yang berasal dari emisi fugitif akibat kurangnya pengelolaan yang baik pada proses peleburan logam. Asap tersebut langsung dilepaskan ke udara tanpa adanya sistem pengendalian yang memadai,” kata Hanif.

PT WBLS juga terbukti memanfaatkan limbah B3 berupa mill scale (kode B406) dalam proses peleburan menggunakan induction furnace tanpa persetujuan teknis yang sah. Atas pelanggaran tersebut, Kementerian menyegel tungku pembakaran dan area penyimpanan mill scale perusahaan.

Penyegelan diberlakukan sampai perusahaan melakukan perbaikan sistem pengelolaan cerobong dan emisi. Sementara itu, PT ZNET juga ditemukan melanggar aturan lingkungan dengan menyimpan aki bekas di area terbuka dan tidak memiliki dokumen lingkungan yang sah.

Perusahaan tersebut bahkan tidak memiliki sistem pengendalian emisi, sehingga gas buang langsung terlepas ke udara tanpa pengelolaan.

“Pencemaran yang diakibatkan oleh limbah B3 berpotensi merusak lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kami akan terus memantau dan menindak tegas setiap perusahaan yang melakukan pelanggaran,” tegas Hanif.

Menurut Hanif, kunjungan ini bertujuan memeriksa fasilitas pengelolaan gas buang dan memastikan seluruh pabrik mematuhi standar emisi yang ketat. Ia menekankan bahwa cerobong asap bukan satu-satunya indikator, melainkan pengelolaan menyeluruh terhadap emisi industri.

“Cerobong asap adalah indikator penting bagi kami, namun yang lebih penting adalah bagaimana industri mengelola emisi yang mereka hasilkan. Kami ingin memastikan bahwa setiap pabrik dan industri memiliki sistem pengelolaan udara yang baik, yang tidak hanya mengurangi polusi tetapi juga melindungi kesehatan warga Bekasi,” ujarnya.

Hanif menyatakan bahwa memburuknya kualitas udara di Jabodetabek telah menjadi perhatian serius pemerintah. Penanganan pencemaran dari sektor industri menjadi salah satu prioritas.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Seluruh sektor, termasuk masyarakat, dunia usaha, dan media, harus bergandengan tangan untuk menciptakan udara yang lebih bersih untuk masa depan kita semua,” kata Hanif.(*).

Related Posts

Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi

Berita Selengkapnya
Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

Monitoring Persiapan Pilkades Serentak

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

  • 2 views
Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

  • 2 views
Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

  • 4 views
Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan

  • 6 views
Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan

Rentetan Gempa Terjadi di Pangalengan Adalah Gempa Dangkal, Ini Kata BMKG

  • 6 views
Rentetan Gempa Terjadi di Pangalengan Adalah Gempa Dangkal, Ini Kata BMKG

144 Petugas KPPS Pilkades Karangmukti Dilantik

  • 9 views
144 Petugas KPPS Pilkades Karangmukti Dilantik