Kodim 0509/Kab Bekasi Turut Mengamankan Kunjungan Menkes Ke Bekasi

Bekasi, aspirasidirect.com
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M melakukan kunjungan kerja dalam rangka program penanggulangan kusta di Kabupaten Bekasi, Rabu (23/7). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Serang Baru dan dihadiri oleh lebih dari 300 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Dalam lawatan yang dimulai pukul 11.00 WIB itu, rombongan Menkes dan Gubernur Jabar langsung meninjau layanan penanganan kusta di Puskesmas Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru. Kegiatan berjalan tertib dan aman di bawah pengawalan ketat aparat TNI, Polri, serta Satpol PP.

Pentingnya Edukasi dan Peran Lini Terdepan

Menteri Kesehatan dalam sambutannya menekankan bahwa penyakit kusta dapat disembuhkan jika masyarakat dan tenaga kesehatan bekerja sama secara intensif. Ia bahkan berjanji memberikan insentif kepada Puskesmas dengan penanganan terbaik.

“Kusta itu bisa disembuhkan. Dalam 6 bulan, pasien bisa sembuh asalkan disiplin. Saya akan beri bantuan Rp50 juta untuk Puskesmas dengan jumlah pasien terbanyak dan kinerja terbaik,” tegas Menkes Budi Gunadi Sadikin di hadapan peserta acara.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi atas dedikasi para tenaga kesehatan, terutama bidan dan pendamping pasien kusta. Ia juga akan memberikan insentif pribadi dan menggagas lomba kebersihan antar-desa se-Jawa Barat.

“Pasien harus rajin minum obat, dan petugas kesehatan harus rajin mengawasi. Kusta bisa dicegah, tapi perlu kepedulian dari semua pihak, mulai dari RT hingga Desa,” ungkap Dedi.

Peran Pemda dan Kolaborasi Stakeholder

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, dalam sambutannya, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini dan mengajak seluruh kepala desa untuk aktif menjaga lingkungan dan mendukung sektor kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. H. Alamsyah, M.Kes menyampaikan bahwa Jawa Barat masih berada di peringkat ketiga nasional dalam angka penderita kusta. Untuk itu, pihaknya akan mengoptimalkan 61 Puskesmas di wilayah tersebut agar mampu menangani kasus kusta dengan lebih cepat. (*).

Related Posts

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan, Diduga Kelebihan Beban – Bupati & Pejabat Ikut Terjatuh

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok

Berita Selengkapnya
Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Kejari Kabupaten Bekasi Paparkan Capaian Kinerja dan Penyelamatan Uang Negara

Capaian Kinerja kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan, Diduga Kelebihan Beban – Bupati & Pejabat Ikut Terjatuh

  • 2 views
Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan, Diduga Kelebihan Beban – Bupati & Pejabat Ikut Terjatuh

Kebakaran PT.PAS di Kota Bekasi

  • 4 views
Kebakaran PT.PAS di Kota Bekasi

Panitia Pilkades Sukamulya Kembalikan Dana Rp75 Juta kepada Balon Kades

  • 6 views
Panitia Pilkades Sukamulya Kembalikan Dana Rp75 Juta kepada Balon Kades

LSM GANAS Akan Sikapi Oknum Panitia Pilkades Yang Pungli ke Balon

  • 6 views
LSM GANAS Akan Sikapi Oknum Panitia Pilkades Yang Pungli ke Balon

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Terdampak Bencana di NTT

  • 7 views
Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Terdampak Bencana di NTT

Betrok Suku Anak Dalam dan TNI di Sarolangun,Diduga Salah Paham

  • 7 views
Betrok Suku Anak Dalam dan TNI di Sarolangun,Diduga Salah Paham