Bekasi, aspirasidirect.com
Tokoh masyarakat Desa Karangsetia menggelar acara wayang kulit semalam suntuk yang dilaksanakan di Astana Pule, Ðesa Karangsetia kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi pada Selasa (9/9) malam.
Acara yang didahului dengan sedekah atau tasyakuran bersama sama dimakam Almarhum/Almarhumah leluhur menyampaikan doa kepada Allah SWT untuk para Almarhum/Almarhumah. Dihadiri oleh kluarga, pemerintahan desa, tokoh pemuda dan masyarakat luas, serta menghadirkan dalang ternama Karto Wijaya asli Kabupaten Bekasi.
Tokoh masyarakat Desa Karangsetia H.Warta Sueb mengatakan, ucapan terimakasih kepada semua yang hadir,
pertunjukan wayang kulit ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Tatatan dan tuntunan sababiyah perjalanan Uyud Raden Rindu Nata kusuma Bin Raden Imam Sujono Bin Sri Sultan Hamengku Buwono1 mangkubumi. Tasyakuran Tujuannya supaya anak cucu dari keturunannya dan masyarakat berkah lahir batin dunia akhirat. Karena memang di Kampung Pule banyak yang mayoritas petani. Maka itu termasuk pagelaran daripada leluhur yang di suka diantaranya seni wayang kulit.
” Acara rutin yang digelar tiap tahun, jatuh pada bulan mulud, dengan tempat yang sama. Selain itu Menunjukkan kekayaan budaya dan rasa syukur masyarakat setempat atas rahmat dan keberkahan tanah keturunan. Acara ini juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kesenian lokal, dan melestarikan budaya turun-temurun,”Ucapnya.
Dalam kesempatan itu pula Warta Sueb yang juga pimpinan Majelis Sholawat An – Nurkamilah mengajak dan berpesan jangan lupakan sejarah, banyak bersyukur kepada Allah SWT, bahwasanya sampai saat ini acara gelaran wayang kulit masih rutin digelar. Jaga ibadah, persatuan
dan kesatuan, saling menghargai. Dia juga terus berdoa dan berharap semoga masyarakat Kampung Pule khususnya, dan warga Desa Karangsetia serta tamu undangan yang deket dan yang jauh dapat dilancarkan usahanya, mendapatkan usaha yang barokah.(s).









