Jeritan Ibu Dzaky Berbuah Titik Terang, Polisi Pastikan Anaknya Tersambar KA


Bekasi ,aspirasidirect.com – Setelah enam bulan perjuangan panjang penuh air mata, keluarga Dzaky Mubarok (16) akhirnya mendapat titik terang. Berdasarkan hasil penyelidikan terbaru Polsek Tambun Selatan, Polres Metro Bekasi, korban dipastikan tersambar (tertemper) kereta api saat ditemukan tewas tragis di jalur rel Tambunโ€“Bekasi pada 22 Mei 2025 lalu.

Kepastian ini tertuang dalam surat resmi BAP Kepolisian Nomor B/1219/X/2025/SEK.TAM-SEL, hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi yang telah diperiksa penyidik.
Fakta Baru dari Hasil Penyelidikan
Kuasa hukum keluarga korban, Junnahbar, membenarkan bahwa hasil BAP kepolisian kini telah memperjelas duduk perkara yang selama ini menggantung.

โ€œSetelah enam bulan keluarga berjuang mencari keadilan, akhirnya hasil penyelidikan polisi menyatakan jelas korban memang tersambar kereta api,โ€ tegas Junnahbar, Senin (3/11/2025).

Ia menambahkan, surat hasil penyelidikan dari kepolisian tersebut sudah disampaikan langsung kepada Kepala Stasiun Tambun, dan telah diterima resmi oleh pihak stasiun.

โ€œJadi, mau menunggu apa lagi? Fakta hukumnya sudah jelas. Kami berharap pihak terkait, terutama Jasa Raharja, segera menunaikan kewajibannya terhadap keluarga korban,โ€ ujarnya dengan nada tegas.

Dzaky Mubarok, remaja 16 tahun asal Jakarta, meninggal dunia secara tragis di samping rel Tambunโ€“Bekasi. Selama enam bulan, sang ibu, Sri Atun (48), terus berjuang tanpa lelah menuntut kejelasan nasib anaknya โ€” dari mendatangi stasiun, rumah sakit, hingga kantor polisi.

Kini, dengan adanya hasil BAP resmi dari kepolisian, keluarga besar berharap tidak ada lagi alasan bagi pihak terkait untuk menunda hak korban.

โ€œJangan biarkan keluarga kecil ini terus menunggu dalam ketidakpastian. Mereka hanya ingin hak anaknya diselesaikan dengan layak,โ€ ucap Junnahbar.

Keluarga menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan sekadar soal uang santunan, melainkan bentuk pengakuan dan keadilan atas nyawa anak yang hilang tanpa kepastian berbulan-bulan.
Publik pun kini menaruh perhatian besar pada kasus ini, mengingat lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengungkap kebenaran sederhana di balik kematian seorang remaja di rel kereta.

โ€œSudah saatnya pihak KAI dan Jasa Raharja menaruh empati dan mendengarkan jeritan ibu korban. Keadilan tidak boleh berhenti di atas kertas,โ€ tegas Junnahbar menutup pernyataannya.

Kisah Dzaky Mubarok menjadi pengingat bahwa di balik rel kereta yang sunyi, ada jeritan seorang ibu yang menunggu keadilan. Kini, dengan hasil BAP resmi, harapan itu seharusnya tidak lagi dibiarkan menggantung.

Related Posts

Kapolres Metro Bekasi Perkuat Sinergi dengan Security Kawasan Industri Jelang Pengamanan May Day 2026

Apel bersama Kapolres Metro Bekasi di kawasan industri

Berita Selengkapnya
Kecelakaan Kereta Api di Perlintasan Jalan Imam Bonjol Kota Blitar

Kecelakaan kereta api

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kecelakaan Kereta Api di Perlintasan Jalan Imam Bonjol Kota Blitar

  • 3 views
Kecelakaan Kereta Api di Perlintasan Jalan Imam Bonjol Kota Blitar

Kisah Pilu Nurlaela, Guru SD yang Gugur dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

  • 4 views
Kisah Pilu Nurlaela, Guru SD yang Gugur dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

KRL Tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

  • 5 views
KRL Tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Akibat Jembatan Putus Diterjang Banjir, Warga Nekat Lewat Jalur Kereta: “Padahal Rawan”

  • 14 views
Akibat Jembatan Putus Diterjang Banjir, Warga Nekat Lewat Jalur Kereta: “Padahal Rawan”

Truk Pengangkut Sepeda Motor Ludes Terbakar , Arus Lalu Lintas Macet

  • 12 views
Truk Pengangkut Sepeda Motor Ludes Terbakar , Arus Lalu Lintas Macet

Peringati 5 Tahun Tragedi Kri Nanggala-402

  • 14 views
Peringati 5 Tahun Tragedi Kri Nanggala-402