Polisi Bekuk Dua Pelaku Pemalsuan Uang di Cikarang Utara, Belajar Mencetak dari YouTube

Bekasi, aspirasidirect.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Utara berhasil mengungkap sindikat peredaran dan pemalsuan mata uang kertas di wilayah Kabupaten Bekasi. Dua tersangka utama, berinisial ERWIN SYARIPUDIN (alias ERWIN) sebagai Pengedar dan DERRY VAN HARA (alias DERRY), sebagai Pencetak, telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pengungkapan kasus ini bermula pada Kamis, 4/12/2025, setelah Polsek Cikarang Utara menerima laporan dari Seorang ibu ( Siti Badriah ) pedagang Bensin eceran yang menjadi Korban, karena di bayar oleh pelaku Erwin dengan uang Palsu 50 ribuan. Di kampung Pulo kecil, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara. Video tersebut viral di media sosial.

Pengembangan kasus dari ERWIN lantas membawa petugas ke Perum Gramapuri Cikarang Barat. Di lokasi tersebut, polisi berhasil menangkap DERRY VAN HARA yang merupakan pelaku utama pencetakan uang palsu, beserta alat-alat yang digunakan. Kepada petugas, kedua pelaku mengaku termotivasi melakukan pemalsuan karena mengalami kesulitan ekonomi.

Kapolres Metro Bekasi, menjelaskan kepada awak media, Pelaku pencetakan, DERRY, secara mandiri belajar cara membuat uang palsu dari aplikasi YouTube. Sementara peralatan seperti alat potong, tinta, hingga stiker dibeli melalui aplikasi belanja daring. Polisi mencatat bahwa kedua pelaku telah beraksi sejak bulan Oktober 2025. Total uang palsu yang berhasil dicetak mencapai Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah). Namun, sebagian besar cetakan tersebut belum sempat beredar.

“Sedangkan yang sudah beredar 2 (dua) lembar uang palsu terdiri dari pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000,” ujar Kapolres

Barang bukti yang berhasil disita meliputi: Uang Palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak 197 lembar (Rp 19.700.000). Uang Palsu pecahan Rp 50.000 sebanyak 36 lembar (Rp 1.800.000). Dan Seperangkat alat cetak, seperti laptop Lenovo, tinta, kertas HVS, alat potong kertas, setrika, pita, dan stiker.

“Kami memastikan setiap tindak kejahatan, terutama yang merugikan perekonomian masyarakat, akan kami tindak tegas dan diproses secara transparan. Kami mengapresiasi masyarakat yang telah aktif memberikan informasi sehingga kasus ini dapat terungkap dengan cepat,” ujar Kombes Pol Mustofa.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 245 KUHP tentang Pemalsuan dan Peredaran Mata Uang. Ancaman hukuman yang menanti para pelaku adalah pidana penjara paling lama 15 tahun.

Sedangkan terkait adanya id card Pers di dalam Tas pelaku, Kapolres mengaku masih dalam penyelidikan.

” Terkait adanya id card wartawan di dalam tas pelaku, kami masih terus lakukan pengembangan dan mencari apakah ada korban-korban lainnya ” tutup Kapolres

Related Posts

Calon Kades se-Kecamatan Karang Bahagia Deklarasikan Pilkades Damai

Deklarasi damai para calon kades se-Kecamatan Karang Bahagia

Berita Selengkapnya
Kekeringan Melanda Kabupaten Bekasi 85.574 Jiwa Terdampak,BPBD Sigap Bertindak

Bantuan air bersih

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Calon Kades se-Kecamatan Karang Bahagia Deklarasikan Pilkades Damai

  • 2 views
Calon Kades se-Kecamatan Karang Bahagia Deklarasikan Pilkades Damai

Kekeringan Melanda Kabupaten Bekasi 85.574 Jiwa Terdampak,BPBD Sigap Bertindak

  • 3 views
Kekeringan Melanda Kabupaten Bekasi 85.574 Jiwa Terdampak,BPBD Sigap Bertindak

Kawasan Gunung Bromo Kembali Terbakar, Ini Keterangan Balai Besar

  • 7 views
Kawasan Gunung Bromo Kembali Terbakar, Ini Keterangan Balai Besar

KPK Geledah Rumah Anggota Polri Terkait Kasus Mantan Bupati Bekasi

  • 8 views
KPK Geledah Rumah Anggota Polri Terkait Kasus Mantan Bupati Bekasi

Pengambilan Nomor Urut Calon Kepala Desa Karangsatu Mendapat Pengamanan TNI-Polri

  • 10 views
Pengambilan Nomor Urut Calon Kepala Desa Karangsatu Mendapat Pengamanan TNI-Polri

Api Melalap Gudang Palet di Cikarang Utara

  • 11 views
Api Melalap Gudang Palet di Cikarang Utara