Bogor,aspirasidirect.com – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menyelenggarakan Roundtable Discussion (RTD) bertema “Penguatan Peran Medical, Bioreference, Research Center (MBRC) dalam Memajukan dan Mengembangkan Sistem Kesehatan Pertahanan Negara” pada Kamis, 18 Desember 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., Wakil Menteri Kesehatan RI II dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), jajaran pimpinan Unhan RI, BRIN, unsur TNI, akademisi, dan peneliti sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kesehatan global dan biologi. Dalam keynote speech-nya, Wamenkes RI II menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor pertahanan dalam memperkuat sistem kesehatan nasional yang tangguh dan responsif.
RTD ini menghadirkan narasumber Laksamana Pertama TNI Dr. dr. RM Tjahja Nurrobi, M.Kes., Sp.OT(H) Hand dengan materi “Peran MBRC dalam Sistem Kesehatan Pertahanan Negara (Eliminasi Tuberkulosis dan Malaria)”, Dr. Natalia Liem, Ph.D dengan materi “Potensi Kerja Sama MBRC dengan NUS dan NHS”, serta Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Ir. Amarullah Octavian, S.T., M.Sc., DESD., CIQnR., CIQaR yang memaparkan “Arah Kebijakan, Regulasi, dan Etika Penelitian Biodefense di Indonesia”. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan campus tour ke MBRC, Laboratorium Terpadu, dan Laboratorium Anatomi guna meninjau langsung kesiapan fasilitas riset Unhan RI dalam mendukung penguatan sistem kesehatan pertahanan negara.(sg).









