Kab Karanganyar, aspirasidirect.com
Angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Rabu sore, 21 Januari 2026. Empat desa dilaporkan terdampak, dengan kerusakan paling terlihat terjadi di kawasan Pasar Karangpandan.
BPBD Karanganyar mencatat kejadian berlangsung sekitar pukul 16.45 WIB. Terjangan angin kencang tersebut merusak puluhan kios dan lapak pedagang, menyebabkan atap bangunan beterbangan hingga beberapa tembok lama runtuh. Gerobak pedagang kaki lima juga sempat berserakan di jalan.
Tim gabungan yang terdiri dari relawan, TNI, dan Polri segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta pengamanan area terdampak. Proses penanganan difokuskan di sekitar pasar dan terminal yang mengalami kerusakan cukup parah.
Dalam peristiwa ini, seorang anak dilaporkan mengalami luka akibat pecahan kaca dan telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat. Secara umum, kondisi di lapangan saat ini dilaporkan dalam keadaan terkendali.
“Angin puting beliung, tiba tiba datang mendadak. Lalu pasar Karangpandan remuk, rumah warga juga banyak yang rusak. Bangunan di sekitar saya juga kena, atap beterbangan,” ujar Dadi warga setempat.
Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan kerusakan sambil tetap bersiaga, mengingat hujan deras masih mengguyur wilayah Karangpandan. Warga setempat menyebut angin datang secara tiba-tiba dan hanya berlangsung beberapa menit, namun dampaknya dirasakan cukup luas terhadap bangunan dan aktivitas masyarakat.
Untuk masyarakat di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Kondisi cuaca saat ini terpantau sangat dinamis karena berada pada puncak fase Angin Monsun Utara, yang diperkuat oleh keberadaan bibit siklon di selatan Nusa Tenggara.
Sistem ini berpotensi memperkuat pertumbuhan awan hujan, sehingga dapat memicu hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi di sejumlah wilayah.(rd).







