Warga Babelan Kota Bangun Tanggul Darurat Secara Swadaya Akibat Kritis Kali Bekasi

Bekasi, aspirasidirect.com – RW 001, Kadus Satu, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, berbondong-bondong membangun tanggul darurat di bantaran Kali Bekasi, Sabtu (31/01/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi banjir akibat kondisi tanggul yang dinilai sudah kritis dan rawan longsor.

Kondisi tanggul yang terus tergerus membuat warga resah, terlebih saat hujan deras disertai kiriman air dari hulu. Akibatnya, sebagian wilayah permukiman warga kerap tergenang banjir.

Dengan peralatan seadanya, warga bersama pemerintah desa bergotong royong membuat penahan tanggul sementara menggunakan bambu dan karung berisi tanah sepanjang kurang lebih 20 meter. Tanggul darurat ini diharapkan mampu menahan luapan air Kali Bekasi dalam waktu dekat.

“Ini kami buat tanggul sementara, Bang. Karena kalau Kali Bekasi naik, sudah pasti air meluap ke permukiman dan mengakibatkan banjir,” ujar Latif, Ketua RT setempat, mewakili warga.

Pemerintah Desa Babelan Kota turut meninjau langsung kegiatan warga yang dinilai sangat antusias dan peduli terhadap keselamatan lingkungan. Pihak desa mengapresiasi inisiatif warga yang bergerak cepat menghadapi ancaman banjir.

“Kami dari pemerintah desa langsung datang melihat antusiasme warga yang membuat tanggul darurat menggunakan bambu sebagai cerucuk dan karung berisi tanah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi jebolnya tanggul Kali Bekasi. Jika sampai jebol, kampung ini dipastikan akan terendam,” ujar perwakilan Pemerintah Desa Babelan Kota.

Namun demikian, permasalahan utama dinilai belum terselesaikan.
Proyek pemasangan tiang pancang di Kali Bekasi hingga kini belum rampung. Selain itu, masih terdapat sekitar 12 bidang tanah bersertifikat hak milik (SHM) yang belum dibebaskan, sehingga menghambat kelanjutan proyek penguatan tanggul.

Warga berharap pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) segera menyelesaikan proyek tersebut. Mereka mengaku waswas setiap kali hujan turun atau debit air Kali Bekasi meningkat.

Tak hanya soal tanggul, warga juga meminta perhatian terkait akses jalan dari Jalan Raya Babelan menuju permukiman serta persoalan sampah yang dinilai semakin meresahkan. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar permasalahan banjir dan lingkungan dapat ditangani secara menyeluruh.(rd)

Related Posts

Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

Monitoring Persiapan Pilkades Serentak

Berita Selengkapnya
Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

  • 2 views
Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

  • 4 views
Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan

  • 6 views
Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan

Rentetan Gempa Terjadi di Pangalengan Adalah Gempa Dangkal, Ini Kata BMKG

  • 6 views
Rentetan Gempa Terjadi di Pangalengan Adalah Gempa Dangkal, Ini Kata BMKG

144 Petugas KPPS Pilkades Karangmukti Dilantik

  • 9 views
144 Petugas KPPS Pilkades Karangmukti Dilantik

TNI-Polri dan Pemda Bersinergi Jaga Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi

  • 7 views
TNI-Polri dan Pemda Bersinergi Jaga Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi