Bekasi, aspirasidirect.com
Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR/MPR RI) Praksi Gerindra, dr Putih Sari lakukan sosialisasi empat pilar MPR RI. Acara dilaksanakan di Aula Kantor Desa Karangsetia kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi pada Kamis (26/2).
Hadir dalam acara tersebut, kepala desa Karangsetia, seluruh perangkat desa, BPD,
Para tokoh, dan tamu undangan lainnya.
Dalam keterangannya, Putih Sari, menyampaikan, dalam berbagai kegiatan kebangsaan kerap menekankan pentingnya rasa nasionalisme dan penguatan pemahaman masyarakat terhadap empat Pilar MPR RI sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Berikut adalah ringkasan keterangan dan penekanan yang sering disampaikan, Pentingnya Rasa Nasionalisme
bahwa nasionalisme harus diwujudkan dalam kecintaan tanah air dan bangga sebagai bangsa Indonesia. Yang pernah di contohkan oleh pendiri bangsa Presiden pertama Soekarno.
“Karena kehidupan kita diajarkan nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Semua agama mengajarkan kebaikan. Perbedaan tata cara ibadah bukan alasan untuk saling memusuhi, tetapi justru untuk saling menghormati.”Tuturnya.
Menjaga persatuan di tengah keberagaman,
Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan
“Jika ada kritik terhadap pemerintah itu boleh, tapi dibatasi garis kewajaran, jangan membenci secara pribadi “paparnya.
Berperan aktif dalam pembangunan dan menjaga keutuhan NKRI.
Menurutnya, tantangan globalisasi, arus informasi, dan perbedaan pandangan politik tidak boleh melemahkan semangat persatuan bangsa.
Sosialisasi empat Pilar MPR RI meliputi
Pancasila Sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, Pancasila menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Konstitusi negara yang menjadi landasan hukum tertinggi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Negara Kesatuan Republik Indonesia
Bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya dari segala bentuk ancaman dan perpecahan.
Bhinneka Tunggal Ika Semboyan bangsa yang menegaskan persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.
“Jadi tujuan Sosialisasi empat Pilar adalah,
meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan, Memperkuat karakter generasi muda
Mencegah radikalisme dan intoleransi
Menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengamalan nilai-nilai empat Pilar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat.
Disisi lain dalam kesempatan tersebut, Putih Sari juga meluruskan berbagai narasi yang berkembang di masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintahan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Dirinya menegaskan bahwa program tersebut tidak mengurangi anggaran pendidikan sebagaimana isu yang beredar. menurutnya, anggaran pendidikan tetap mengacu pada amanat konstitusi minimal 20 persen dari APBN.
Penghujung acara diselingi dengan sesi tanya jawab interaktif dengan para peserta yang hadir dengan penuh keakraban, tanya jawab sekitar sosialisasi empat Pilar MPR RI. (s).








