Bekasi,aspirasidirect.com – Ribuan hektar lahan pertanian di Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi kembali dilanda kekeringan parah. Minimnya pasokan air membuat para petani menjerit dan terancam gagal panen di tengah tekanan ekonomi yang kian berat.
Jari, salah satu petani setempat, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. Ia menuturkan bahwa sawah miliknya serta sawah milik warga lainnya kini retak-retak dan tak dapat ditanami. Harapannya kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian, hingga kini belum berbuah hasil.
“Kami ini petani kecil, bergantung pada sawah untuk hidup. Tapi sampai sekarang belum ada solusi konkret dari pemerintah. Air dari Kali Cikarang Hilir pun tak pernah mengalir sampai ke wilayah bawah sini,” keluh Jari, Rabu (30/7/2025).
Kondisi ini diperparah dengan aliran irigasi yang tidak maksimal. Petani menilai sistem distribusi air tidak merata, hanya sampai di wilayah atas, sedangkan daerah utara bawah seperti Sukaringin justru tak kebagian.
Dipastikan, jika kondisi ini terus dibiarkan, ribuan hektar sawah akan gagal tumbuh tanam. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat dan nyata untuk menyelamatkan pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.
“Kalau panen gagal lagi tahun ini, entah bagaimana kami bisa bertahan. Kami mohon perhatian serius dari dinas terkait,” tambah Jari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi terkait persoalan kekeringan tersebut.(s).








