Cirebon, aspirasidirect.com – Nama Sugiyanto, nelayan asal Indramayu, Jawa Barat, menjadi perhatian publik setelah aksi kemanusiaannya di Korea Selatan mendapat apresiasi tertinggi dari negara setempat. Sugiyanto diketahui bekerja sebagai pekerja migran di perairan Korea Selatan dan menjalani keseharian secara sederhana.
Peristiwa tersebut terjadi pada Maret 2025, saat musibah kebakaran hutan melanda wilayah Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara. Dalam situasi darurat itu, tujuh lansia dilaporkan masih terjebak di dalam sebuah rumah.
Dengan penuh keberanian, Sugiyanto masuk ke lokasi terdampak, membangunkan para lansia, menggendong mereka yang tidak mampu berjalan, lalu menuntun seluruhnya menuju tempat yang lebih aman. Seluruh lansia berhasil diselamatkan dari situasi berbahaya.
Atas aksi tersebut, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung memberikan penghargaan secara langsung sebagai bentuk pengakuan atas kepedulian dan keberanian yang ditunjukkan. Pemerintah Korea Selatan juga dikabarkan tengah mempertimbangkan pemberian visa jangka panjang sebagai bentuk penghormatan lanjutan.(4/1).
Kisah Sugiyanto disebut menjadi gambaran bahwa nilai kemanusiaan mampu melampaui batas negara, sekaligus membawa nama Indonesia harum di mata dunia internasional.
Sugiyanto mengatakan merasa senang atas penghargaan tesebut, perbuatan yang di lakukannya sebuah keikhlasan.(red).








