Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Mendadak Kisruh Saat Kunjungan ke Pengelolaan Sampah di Babelan

Bekasi,aspirasidirect.com – Kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi ke wilayah Babelan diwarnai ketegangan. Inspeksi lapangan yang dilakukan di lokasi pengolahan sampah Perumahan TKI/VGH, Desa Kebalen, Kecamatan Babelan, pada Senin (19/01/2026), sempat memanas akibat cekcok antara warga dan pihak pengelola sampah.

Kedatangan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi yang bertujuan meninjau pengolahan sampah justru berubah menjadi situasi kisruh, setelah warga meluapkan kekesalan mereka terhadap aktivitas pengelolaan sampah yang dinilai meresahkan lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saiful Islam, mendatangi langsung lokasi pengolahan sampah di lingkungan Perumahan TKI/VGH Kebalen.

Namun suasana mendadak memanas saat terjadi adu argumen antara warga dan pihak yang mengatasnamakan pengelola sampah.

Kericuhan juga menyeret seorang konten kreator media sosial yang berada di lokasi. Konten kreator tersebut sempat menjadi sasaran kemarahan warga karena diduga membuat konten yang memicu keresahan terkait aktivitas pengolahan sampah di kawasan tersebut. Akibatnya, situasi di tempat kejadian perkara (TKP) sempat tidak terkendali.

Menanggapi hal itu, Saiful Islam menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut secara menyeluruh.

“Kita akan proses dan memanggil semua pihak yang bersangkutan untuk memberikan keterangan dan mendengar secara utuh. Kalau ada yang bisa diperbaiki, kita perbaiki bersama,” ujar Saiful.

Ia menjelaskan bahwa saat ini berkas perizinan pengolahan sampah masih dalam tahap proses.

Menurutnya, secara teknis terdapat beberapa dinas yang terlibat, seperti dokumen AMDAL, UKL-UPL, hingga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

“Secara teknis ada tiga dinas yang terkait, termasuk AMDAL, UKL-UPL, dan Dinas Terkim. Mereka yang lebih memahami secara teknis,” jelasnya.

Saiful juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi persoalan yang menyangkut mata pencaharian masyarakat.

“Karena ini menyangkut urusan perut, kita harus ekstra hati-hati. Bukan serta-merta menutup sebelah mata. Yang terpenting adalah menjaga kondusifitas sesuai hukum dan aturan,” tambahnya.

Saat kericuhan berlangsung, aparat penegak hukum (APH) sempat terlihat lengah. Namun situasi berhasil dikendalikan setelah personel dari Polsek Babelan Polres Metro Bekasi bersama Danramil 04 Babelan tiba di lokasi. Keadaan pun kembali aman dan kondusif.(s).

Related Posts

Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Karanganyar Saat Pegang Besi Pompa Air

Bocah tewas tersengat listrik

Berita Selengkapnya
MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Bencana Banjir di 14 Kecamatan

Bantuan Bencana banjir

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Karanganyar Saat Pegang Besi Pompa Air

  • 2 views
Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Karanganyar Saat Pegang Besi Pompa Air

Balita Hilang Terseret Arus Kali Cikarang di Kawasan Perumahan Grand Cikarang Village

  • 7 views
Balita Hilang Terseret Arus Kali Cikarang di Kawasan Perumahan Grand Cikarang Village

Ratusan Hektar Sawah di Cabangbungin Terendam Banjir, Petani di Dua Desa Gagal Panen

  • 7 views
Ratusan Hektar Sawah di Cabangbungin Terendam Banjir, Petani di Dua Desa Gagal Panen

Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Bekasi

  • 8 views
Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Bekasi

Komandan Koramil 03/Cabang Bungin Dampingi Dandim 0509/Kab Bekasi Saat Tinjau Tanggul Jebol di Pantai Bakti

  • 5 views
Komandan Koramil 03/Cabang Bungin Dampingi Dandim 0509/Kab Bekasi Saat Tinjau Tanggul Jebol di Pantai Bakti

DPD KNPI Kabupaten Bekasi Berikan Bantuan Warga Terdampak Banjir di Desa Labansari

  • 7 views
DPD KNPI Kabupaten Bekasi Berikan Bantuan Warga Terdampak Banjir di Desa Labansari