Jakarta, aspirasidirect.com
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan rakyat Indonesia serta kesiapan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memediasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Minggu (1/3), Kedubes Iran juga meminta para pejabat Indonesia bersikap tegas dalam mengutuk apa yang disebutnya sebagai agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Dalam pernyataan tersebut, Iran menuduh kedua negara itu melakukan pelanggaran terhadap Piagam PBB, hukum internasional, serta hukum humaniter internasional.
“Permusuhan Iran dengan Amerika bukanlah hal baru, ini berakar dalam tujuh dekade sejarah Iran. Intervensi, agresi dan permusuhan Amerika terhadap Iran dimulai dari kudeta 19 Agustus 1953,” kata Kedubes Iran dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Antara.
Pada Sabtu (28/2), Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan gabungan terhadap Iran. Serangan itu merupakan serangan kedua Presiden AS Donald Trump setelah serangan pertama ke Iran pada Juni 2025.
Trump menyatakan bahwa pasukan AS meluncurkan operasi militer berskala besar terhadap Iran dengan dalih melindungi rakyatnya dengan meniadakan ancaman atas dugaan pengembangan senjata nuklir Iran.
Dalam serangan itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dikonfirmasi telah tewas dan Teheran mengumumkan masa berkabung selama 40 hari.(rd).








