Jakarta, aspirasidirect.com
Amerika Serikat mulai mengerahkan sekitar 2.000 tentara elite dari Divisi Angkatan Udara 82 ke Timur Tengah, Jumat (27/3/2026), untuk bergabung dengan 5.000 Angkatan Laut yang telah dikirim dan akan tiba di Timur Tengah akhir pekan ini.
Menanggapi wacana tersebut, Iran mengatakan telah mempersiapkan lebih dari satu juta tentara untuk menghadapi potensi invasi darat AS. AS diperkirakan akan menghadapi perlawanan kuat dari pasukan elite Iran yang berpengalaman dalam perang asimetris dan menguasai medan tempur.
Tiga minggu lalu, ketika ditanya apakah Iran takut jika AS mengerahkan pasukannya ke Iran, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menjawab, “Tidak, justru kami menunggu mereka.” Sementara itu, Garda Militer Iran IRGC mengunggah video menyambut kedatangan pasukan AS dengan pesan “Welcome to Iran, Habibi.”Ucapnya.(red).






