Bekasi ,aspirasidirect.com – Pemandangan penuh kehangatan dan semangat gotong royong terlihat di lokasi TMMD ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, tepatnya di Sasaran 6, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Sabtu (1/8/2026).
Sehari setelah proses pengecoran jalan lingkungan selesai dilakukan, puluhan ibu-ibu bersama anak-anak desa secara sukarela bergabung dengan personel Satgas TMMD untuk melakukan penyiraman beton menggunakan ember berisi air. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga kelembapan beton agar proses pengerasan berlangsung optimal sehingga kualitas jalan menjadi lebih kuat dan tahan lama.
Suasana yang tercipta begitu sederhana namun sarat makna. Tanpa diminta, para ibu membawa ember dari rumah masing-masing, sementara anak-anak ikut mengangkut air dan membantu menyiram permukaan jalan yang baru selesai dicor. Di sisi lain, anggota TNI tampak berbaur tanpa sekat bersama warga, saling bergantian mengangkat ember dan menyiram jalan yang kelak akan menjadi akses utama masyarakat.
Salah seorang warga, Ibu Siti (45), mengaku terharu dapat terlibat langsung dalam pembangunan desanya bersama para prajurit TNI.
“Kami memang tidak bisa membantu dengan tenaga besar, tapi kami ingin ikut menjaga jalan yang sudah dibangun bapak-bapak TNI. Jalan ini nantinya untuk anak-anak kami, untuk kami semua. Rasanya senang bisa ikut berbuat meski hanya menyiram air,” ujarnya sambil tersenyum.
Hal senada disampaikan Bapak Ahmad (52), tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangkitkan kembali semangat kebersamaan yang mulai jarang terlihat.
“Yang paling kami rasakan bukan hanya jalannya yang dibangun, tetapi rasa kekeluargaannya. TNI tidak menjaga jarak dengan warga. Mereka bekerja bersama kami, makan bersama, bahkan anak-anak pun merasa dekat dengan bapak-bapak TNI,” tuturnya.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf. Michael Ronald Simbolon, mengatakan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, melainkan juga dari tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat.
“Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama TMMD. Ketika TNI dan rakyat bekerja bersama, hasil pembangunan akan lebih bermakna karena lahir dari rasa memiliki yang sama,” ujarnya.
Momen penyiraman jalan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan ruang yang mempertemukan TNI dan masyarakat dalam satu tujuan yang sama. Ember-ember yang diangkat para ibu, langkah kecil anak-anak yang berlari membawa air, serta tangan-tangan prajurit yang bekerja tanpa lelah menjadi simbol bahwa pembangunan akan semakin kokoh ketika dikerjakan bersama.
Di Desa Wibawamulya, kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan. Kebersamaan itu hadir dalam setiap tetes air yang disiramkan ke jalan, dalam setiap senyum warga, dan dalam setiap langkah gotong royong yang membangun harapan bagi masa depan desa.(s).









