Bekasi, aspirasidirect.com
Suasana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangmukti periode 2026–2034 semakin terasa dinamis. Pawai akbar yang digelar pendukung calon petahana, Sumardi, pada Rabu (16/9/2026), menjadi salah satu kegiatan yang menyita perhatian masyarakat.
Ribuan pendukung yang mengikuti kegiatan tersebut tampak mengenakan atribut dukungan sambil membawa simbol nomor urut 3. Iring-iringan pawai bergerak dengan penuh semangat, menciptakan suasana meriah di sejumlah ruas jalan desa.
Nomor urut 3 menjadi simbol yang terus digaungkan sepanjang kegiatan. Bagi para pendukung Sumardi, angka tersebut menjadi identitas sekaligus bentuk ekspresi dukungan dalam menghadapi kontestasi Pilkades Karangmukti.
Pawai tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Momentum itu dimanfaatkan para pendukung untuk memperlihatkan kekompakan sekaligus menyampaikan pesan bahwa dukungan terhadap Sumardi terus bergerak menjelang hari pemungutan suara.
Sorak-sorai para simpatisan terdengar mengiringi perjalanan pawai. Kehadiran rombongan pendukung juga membuat aktivitas di wilayah desa menjadi lebih semarak dan menarik perhatian warga yang berada di sepanjang jalur pawai.
Dorongan Masyarakat Disebut Jadi Alasan Sumardi Kembali Maju
Sumardi kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Karangmukti untuk periode 2026–2034. Keputusan tersebut disebut tidak terlepas dari adanya dorongan masyarakat yang menginginkan dirinya kembali melanjutkan pengabdian sebagai kepala desa.
Bagi Sumardi, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijawab melalui kerja nyata dan keberlanjutan pembangunan.
Keinginan untuk melanjutkan sejumlah program yang telah berjalan menjadi salah satu semangat yang dibawa dalam pencalonannya. Sementara itu, berbagai program yang sebelumnya belum terealisasi diharapkan dapat menjadi bagian dari agenda pembangunan apabila kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Sumardi menjelaskan, bahwa
Semangat keberlanjutan tersebut menjadi salah satu pesan yang dibawa dalam pencalonan Sumardi. Pembangunan desa dinilai tidak harus selalu dimulai dari awal, tetapi dapat dilanjutkan, dievaluasi, dan disempurnakan sesuai kebutuhan masyarakat.
Nomor 3 Semakin Identik dengan Dukungan Sumardi, Sejak pengundian nomor urut calon, angka 3 semakin melekat dalam aktivitas dukungan terhadap Sumardi.
Hal itu terlihat dalam pawai akbar yang digelar Rabu. Para pendukung menggunakan nomor tersebut sebagai simbol dalam berbagai bentuk atribut dan seruan selama kegiatan berlangsung.(s).







