Bekasi, aspirasidirect.com
Surya, 46 tahun, tak lama lagi bakal memimpin sebuah desa di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pria yang kesehariannya memilah limbah ditetapkan sebagai pemenang pemilihan kepala desa Mekarwangi, mengalahkan petahana dengan selisih suara hanya 92.
Berdasarkan hasil pleno tingkat Desa, Surya memperoleh 4.107 suara. Angka ini mengungguli raihan petahana sebanyak 4.015 suara.
“Keseharian memilah sampah. Sampah pabrik kayak kardus, plastik kita pilah-pilah sehingga menjadi nilai ekonomis,” kata Surya ditemui di rumahnya. Ia mengajak tiga orang membantu aktivitasnya.(21/9).
“Keseharian masyarakat biasa, setiap hari cuma bermasyarakat, bergaul, dan apa yang saya lakukan cuma ya itu bermasyarakat, enggak lebih,” tutur Surya.
la tinggal di Kampung Rawa Banteng Kaum bersama istri, lima anak dan ibu mertua. Tak ada kewemahan di rumahnya. Hanya bangunan tua yang catnya mulai pudar. Tergantung sapu di tiang dan ubin dari semen.
Meski secara finansialnya terbatas, keberanian Surya mencalonkan diri bermula dari panggilan hati yang diperkuat oleh dorongan masyarakat. Kendati demikian, perjalanan menuju kursi pimpinan tidak sepi dari cibiran warga lainnya yang meragukan kapasitasnya lantaran hanya pemilah sampah.
“Ada aja yang menghina. Orang susah enggak punya duit ingin mencalonkan. Tapi saya enggak pernah gubris itu. Saya berjalan dengan niat hati saya, itu aja. Saya bisa berhasil di masyarakatnya karena memang saya bersosialisasi. Kalau bicara ekonomi ya memang saya apa adanya. Saya lemah,” tambahnya.
Memegang mandat baru dari masyarakat, ia memiliki tekad menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang terbuka serta berorientasi pada kesejahteraan warga dan pembangunan yang merata.(r).







