Satpol-PP Kabupaten Bekasi Merazia Puluhan Wanita Malam

Bekasi, aspirasidirect.com 
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi menggelar razia  di sejumlah tempat warung remang remang atau pangkalan yang diduga menjadi tempatnya praktek esek esek , al hasil 10 wanita malam atau yang diduga sebagai Pekerja Sex Komersial (PSK) dan 1 laki laki yang terjaring pada razia  kali ini, Jumat (28/07/2023).malam 
Dikatakan oleh Kasatpol PP Surya Wijaya, pada malam hari ini Satpol-PP melakukan penegakan Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Bekasi nomer 10 tahun 2002 tentang larangan perbuatan tunasusila.
“Kegiatan kali ini dilakukan di beberapa titik, antara lain perbatasan Karawang dan Kabupaten Bekasi, di wilayah Serang baru (tablo), kemudian di wilayah Desa Pasir Sari (kali malang), sehingga yang terjaring berjumlah 10 orang wanita malam dan 1 laki laki yang diketahui sebagai tamu,” ujarnya.
Masih kata Surya, setelah itu semua sudah di asesmen oleh kasi penyidik, kemudian untuk 10 wanita PSK ini semua yang terjaring akan di kirim langsung ke panti rehabilitasi Sukabumi malam ini juga.
Dari hasil asesmen tidak ditemukan adanya wanita yang di bawah umur, namun Kasatpol PP menerangkan untuk yang terjaring rajia kali ini berdomisili rata rata dari daerah Kabupaten Karawang.
Adapun tarif yang di tawarkan kepada tamu nya yaitu dari kisaran Rp. 200.000 (Dia Ratus Ribu Rupiah) – Rp. 250.000 (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).
Tidak sampai sini saja menurut Kasatpol PP dalam melakukan penjaringan, kedepannya Satpol-PP akan terus melakukan tahapan tahapan untuk melakukan giat penegakan PERDA no 10 tahun 2002.
“Sampai dengan bulan Desember tahun 2023 masih ada 5 tahapan lagi untuk kami Satpol-PP melakukan penegakan perda, untuk kedepannya kita akan lebih efektifkan agar lebih banyak lagi yang bisa terjaring wanita tunasusila,” ujarnya.
Diketahui rata rata dari 10 wanita ini variatif dari lamanya bekerja, ada yang baru ada juga yang memang sudah hampir satu tahun.
“Semua tidak sama, karena ini sifatnya bukan seperti lowongan bekerja, jadi mereka itu bisa datang dan pergi semaunya dalam melakukan pekerjaan seperti ini, dan dari 10 wanita ini semua baru terjaring rajia,” Pungkasnya. (s)
  • Related Posts

    Calon Kades Karangsatu Nomor Urut 3 Sarim Gunakan Hak Pilih Bersama Istri

    Calon Kepala Desa Karangsatu Sarim Gunakan Hak pilihnya

    Berita Selengkapnya
    Bayi Laki-Laki Ditemukan Meninggal di Pinggir Kali Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Penemuan bayi laki-laki meninggal dunia

    Berita Selengkapnya

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Peristiwa

    Bayi Laki-Laki Ditemukan Meninggal di Pinggir Kali Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 3 views
    Bayi Laki-Laki Ditemukan Meninggal di Pinggir Kali Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Kotak Suara Pilkades Karangsatu Didistribusikan ke 15 TPS

    • 6 views
    Kotak Suara Pilkades Karangsatu Didistribusikan ke 15 TPS

    Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

    • 10 views
    Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

    Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

    • 6 views
    Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

    Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

    • 7 views
    Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

    Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan

    • 9 views
    Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan