Gelar Doktor, Rizka Amalia: Memacu Pendidikan Anak Dari Usia Dini

Dr.Rizka Amalia S.pd, M.Pd

Lhokseumawe, aspirasidirect.com Berbagai alasan seseorang melanjutkan jenjang pendidikan tinggi ke jenjang tertinggi berupa pendidikan tinggi jenjang doktor. Gelar akademis Dr (Doktor) atau PhD yang dituliskan bersama nama ini bisa merupakan penghargaan atau bisa merupakan pengenalan kualifikasi akademis yang bersangkutan.

Begitu juga dengan Rizka Amalia Sosok perempuan yang lahir di Banda Masen, Lhokseumawe Aceh pada 9 Juli 1993 ini, ternyata bukan sembarangan. Perempuan yang menasbihkan dirinya di dunia pendidikan memang terkenal tekun dan ulet, selain cantik dan supel Rizka Amalia yang saat ini baru saja mendapat gelar Doktor (S3) Studi Islam Kosentrasi pendidikan anak usia dini dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Rizka Amalia adalah seorang tenaga pendidik dan pemilik yayasan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dalam keseharian dirinya berada dan mendidik anak anak PAUD nya.

Cita citanya yang kuat untuk mengabdi dan mencetak dunia pendidikan anak usia dini yang berprestasi dan bermartabat adalah menjadi komitmen dirinya.

“Dari dunia pendidikan saya berkeinginan bahwa manusia sejak dini harus mempunyai komitmen yang kuat bagaimana dirinya bisa berperilaku baik dan taat,” Ucap Rizka Amalia pada aspirasidirect.com (18/1).

Dia juga mengajak kepada seluruh orang tua agar selalu memperhatikan dan membimbing anak anak agar menjadi perilaku yang baik, mampu melihat masa depannya.

Hal tersebut menjadi acuan dirinya apa yang disampaikan oleh rektor UIN Sunan Kalijaga pada acara Diskusi Terbuka Program Doktor Agama Islam Saat Promosi Doktor saat itu. UIN Sunan Kalijaga berkomitmen untuk mencetak lulusan sarjana,magister dan doktor yang berprestasi , terus berkontribusi pada masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat. Program-program ini melibatkan dosen dan mahasiswa dalam membantu masyarakat dalam bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan sosial keagamaan. Salah satu program unggulan adalah pengembangan desa binaan dan peningkatan literasi keagamaan di daerah-daerah terpencil.(s).

  • Related Posts

    Ratusan Jamaah Tahlil Hadiri Malam Ketujuh Untuk Mendoakan Almarhum H.Noyan bin H.Banjeng

    Tahlil mendoakan Almarhum H.Noyan bin H.Banjeng

    Berita Selengkapnya
    Plt Bupati Bekasi Peluncuran Program GKSTTB 2026 di Gedung KH Noer Ali

    Program tangguh bencana

    Berita Selengkapnya

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Peristiwa

    Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

    • 2 views
    Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

    Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada

    • 6 views
    Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada

    BPBD Kota Bekasi Terus Pantau Debit Air Yang Mulai Meningkat

    • 5 views
    BPBD Kota Bekasi Terus Pantau Debit Air Yang Mulai Meningkat

    Oknum Seorang Guru Ngaji di Pati,Diduga Lecehkan 50 Santriwati

    • 7 views
    Oknum Seorang Guru Ngaji di Pati,Diduga Lecehkan 50 Santriwati

    Makan Korban Lagi,Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Grobogan Jawa Tengah 4 Orang Tewas

    • 10 views
    Makan Korban Lagi,Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Grobogan Jawa Tengah 4 Orang Tewas

    Akibat Rem Blong, Supir Truk Banting Stir ke Trotoar

    • 13 views
    Akibat Rem Blong, Supir Truk Banting Stir ke Trotoar