Grobogan, aspirasidirect.com
Kecelakaan tragis kembali terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, kali ini di Desa Tuko, Grobogan, Jawa Tengah. Sebuah mobil Toyota Avanza yang membawa sembilan penumpang tertabrak kereta api yang melaju kencang saat melintas di rel. Diduga, mobil sempat berhenti di atas rel akibat mesin mati, sehingga tabrakan tak terhindarkan. Benturan keras membuat kendaraan terpental hingga 20 meter, menabrak tiang telekomunikasi, lalu terlempar ke area persawahan.Jumat (1/5).
Akibat insiden ini, empat orang dinyatakan meninggal dunia, termasuk dua anak-anak, sementara beberapa korban lainnya mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan. Sopir mobil dilaporkan selamat dengan luka ringan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, dengan dugaan awal mengarah pada kurangnya kehati-hatian saat melintasi perlintasan tanpa pengaman, sekaligus kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan di jalur rawan kecelakaan.
“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.52 WIB di jalan Tuko Sidorejo, tepatnya di Dusun Sugihan. Mobil Toyota Avanza bernomor polisi H 1060 ZP yang mengangkut sembilan orang tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah barat ke timur,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan Iptu Arie Eko di Grobogan.(r).







