Lumajang, aspirasidirect.com
Hari ini, Minggu 23 November 2025 terjadi Banjir Lahar dingin di kawasan Jembatan Gladak Perak, Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Banjir lahar dingin membawa material sisa erupsi pada 19 November 2025 lalu dan memicu Erupsi Sekunder.
Lalu apa yang dimaksud erupsi sekunder?
Erupsi sekunder bukanlah berasal dari Kawah Gunung Semeru, tetapi Erupsi sekunder terjadi karena endapan panas material vulkanik yang masih panas bertemu dengan air hujan yang turun dipuncak Gunung Semeru. Kontak ini memicu ledakan yang menghasilkan awan panas dan mengakibatkan Hujan Abu Vulkanik skala lokal, itu yang disebut sebagai Erupsi Sekunder.”ujar petugas BMKG setempat.
Erupsi sekunder ini sudah sering terjadi di wilayah Semeru, dan berbahaya karena awan panas yang dihasilkan serta hujan abu yang turun itu sangat berbahaya. Jadi para warga yang berada di lokasi terdampak, Tolonglah untuk tetap menjaga jarak aman dan tetap gunakan masker. Dengarkan himbauan dari pihak berwenang ketika situasi ini terjadi.
Tetap waspada, Intensitas Hujan di puncak Gunung Semeru masih tinggi. Sehingga bagi warga yang berada di bantaran sungai kalau memang diperlukan mengungsi, silahkan mengungsi ke tempat pengungsian yang telah disediakan.(*).







