Jakarta, aspirasidirect.com
Indonesia bersama delapan negara mayoritas Muslim, termasuk Arab Saudi, Qatar, Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, dan Uni Emirat Arab, sepakat bergabung dengan Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri konflik Gaza.
Kementerian Luar Negeri RI menjelaskan, keikutsertaan Indonesia merupakan bentuk dukungan terhadap rencana komprehensif perdamaian Gaza, sejalan dengan Resolusi DK PBB 2803 yang menargetkan gencatan senjata permanen, rekonstruksi Gaza, serta kemajuan hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
Dewan Perdamaian ini akan dipimpin langsung oleh Trump dan didukung melalui kontribusi dana dari negara-negara anggota. Meski awalnya ditujukan untuk mengawasi rekonstruksi Gaza, peran dewan tersebut dinilai berpotensi meluas dan menyaingi PBB, sehingga menuai kritik dari sejumlah sekutu AS seperti Prancis yang memilih tidak bergabung. Sementara itu, Israel menyatakan kesediaan bergabung namun menyampaikan keberatan terhadap keterlibatan Turki dan Qatar dalam struktur eksekutif dewan tersebut.(rd).









