Cirebon, aspirasidirect.com
Seorang pedagang es tung tung atau es puter selama 42 tahun, Ili (62) bisa berangkat naik haji di tahun 2026 ini.
Dia merupakan warga Desa Dharmaraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ia sudah jualan es tung tung keliling di Kabupaten Cirebon selama 42 tahun.
Perjuangannya dimulai pada tahun 1984.
Kala itu ia datang ke Cirebon seorang diri tanpa membawa apa-apa.
Dirinya hanya menemui dan mengikuti kakaknya untuk sekadar bertahan hidup.
Ili dipertemukan dengan usaha es tung tung keliling. Dia belajar dan lambat laun menjadikan jualan es tung tung sebagai pekerjaan utamanya.
Jualannya keluar masuk desa, melewati jalan dan gang sempit, dan kondisi jalan yang masih terjal.
Ketiak berdagang ia berteriak, Suara “tung-tung” yang ia bunyikan tiap keliling menjadi penanda kehadirannya di tengah permukiman warga.
Ketika keadaannya mulai membaik, ia terus menabung setiap hari. ” Saya menabung tiap hari ada 20 rebu, kadang sampe 60 rebu sehari, buat disisihin pengen berangkat haji. “Ujarnya.(15/4).
Setelah menabung selama 21 tahun, ia bersama istrinya, Yayah, dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada 2026.
Pasangan suami istri tersebut melunasi biaya haji dari hasil berjualan es tung tung yang disisihkan secara rutin sejak 2005. Kini, keduanya tinggal menunggu waktu keberangkatan ke Tanah Suci.
Selanjutnya, tabungan tersebut terus dikumpulkan hingga cukup untuk mendaftar haji. Setelah menunggu lama, impian pasangan ini akhirnya terwujud.
Illy dan Yayah tergabung dalam Kloter 40 bersama calon jemaah haji lainnya dan dijadwalkan berangkat pada 19 Mei 2026.
“Kami sangat bersyukur bisa berangkat tahun ini. Semoga diberi kelancaran dan menjadi haji yang mabrur,” Ucapnya yoyoh.(r).









