Jakarta, aspirasidirect.com
Indonesia menggandeng Rusia dalam pengembangan sektor antariksa, khususnya rencana pembangunan fasilitas peluncuran roket (spaceport) di Biak, Provinsi Papua. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Arif Satria, menyebut, langkah itu menjadi upaya menuju kemandirian teknologi.
“Tujuan utama kunjungan kami adalah untuk mempromosikan kegiatan antariksa Indonesia dan memperkuat kerja sama dengan Rusia, khususnya dalam pengembangan sektor antariksa,” kata Arif dalam wawancara khusus dengan Russia Today di Moskow, Senin (13/4/2026).
“Kami sedang mempersiapkan pembangunan spaceport di Indonesia, khususnya di Pulau Biak di Papua. Ini sangat penting untuk menunjukkan komitmen kami dalam mengembangkan ekosistem antariksa, termasuk ekonomi antariksa,” ucap Arif menambahkan.
Selama di Moskow, Arif beserta delegasi BRIN sempat mengunjungi International Space Station Control Center dan bertemu petinggi Rosatom, untuk mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia.(rd).








