Bekasi,aspirasidirect.com
Banjir yang melanda wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menyebabkan jembatan alternatif penghubung antar kampung terputus.
Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh dan memicu kekhawatiran serius akan keselamatan. Jembatan tersebut selama ini menjadi akses vital bagi masyarakat, terutama warga di sekitar lokasi.
Putusnya infrastruktur itu membuat warga tidak memiliki pilihan lain selain mencari jalur alternatif yang justru membahayakan.
Sejumlah warga kini nekat melintasi jembatan jalur kereta api yang lokasinya tidak jauh dari jembatan yang rusak. Padahal, jalur tersebut sangat berisiko karena dilalui kereta aktif setiap harinya.
“Ya mau lewat mana lagi bang, terpaksa lewat jembatan kereta api itu. Padahal sangat berbahaya, beberapa waktu lalu juga sudah ada dua orang tertemper kereta api,” ujar salah satu warga, Kamis (22/4/2026).
Situasi ini menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat. Selain berbahaya, jalur tersebut juga tidak dirancang untuk dilalui pejalan kaki maupun kendaraan, sehingga potensi kecelakaan sangat tinggi.
Warga berharap pemerintah daerah maupun pusat segera turun tangan untuk menangani persoalan ini. Mereka mendesak agar segera dibangun jembatan darurat sebagai solusi sementara demi keselamatan masyarakat.
“Kalau tidak segera dibuatkan jembatan darurat, warga akan terus mempertaruhkan nyawa setiap hari,” tambah warga lainnya.
Hingga kini, belum terlihat adanya penanganan cepat di lokasi. Warga pun hanya bisa berharap ada respons segera sebelum jatuh korban berikutnya.(s).








