Berkedok Toko Kosmetik di Kampung Blokang , Jual Obat Tramadol dan Eximer Resahkan Masyarakat

Bekasi, aspirasidirect.com 
Berawal dari adanya aduan masyarakat  terhadap toko yang berkedok kosmetik yang berlokasi di Kp Blokang , Desa Karanganyar Kecamatan Karangbahagia, awak media mencoba merespon cepat hal tersebut. Bagaimana tidak, masyarakat mencurigai toko tersebut karena banyak kalangan anak anak muda, kerap datang membeli dari di  toko tersebut.
Menanggapi aduan masyarakat tersebut, awak media juga melakukan pengecekan dan berhasil memergoki penjual obat bermerek eximer dan tramadol tanpa dilengkapi izin yang berkedok toko kosmetik, menjual barang tersebut kepada seorang pemuda.(19/1).
Dalam Keterangannya pembeli obat terlarang tersebut menuturkan, bahwa dirinya membeli barang tersebut untuk di konsumsi pribadi.
” Minum eximer buat ga ngantuk aja, supaya pede” Ucap ML  pada media aspirasidirect.com 
Menurut pakar kesehatan bahwa 
Eximer dan Tramadol adalah jenis obat keras golongan-G yang penggunaannya harus dalam pengawasan dan resep dokter, karena apabila salah dalam penggunaan, akan menyebabkan efek samping pada kesehatan.
tramadol adalah analgesik opiat yang merupakan salah satu obat pereda nyeri yang kuat yang digunakan untuk menangani rasa sakit tingkat sedang hingga berat. Tramadol bekerja secara sentral dengan mengikat reseptor pusat nyeri di sistem saraf pusat dan menghambat pelepasan zat penghantar pada jaringan saraf sehingga rasa nyeri, rangsangan nyeri dan respon terhadap nyeri menghilang. Penyalahgunaan obat ini dapat meningkatkan neurotrasnmitter serotonin dan norepeinefrin, sehingga dapat meningkatkan mood, dan pada dosis lebih tinggi dapat menimbulkan efek euforia (senang berlebih) namun bila digunakan jangka panjang akan menimbulkan insomnia, rasa cemas, gelisah, bingun, dada berdebar, teling berdenging, nyeri perut, badan terasa tidak nyaman, dan dapat meningkatkan risiko terjadinya kejang. 
Sedang eximer mengandung  Chlorpromazine adalah obat antipsikotik (menangani masalah mental) untuk menstabilkan senyawa alami otak. Mengkonsumsi obat-obatan yang tidak tepat guna akan menyebabkan efek samping yang dapat mempengaruhi kesehatan. Efek samping pada chlorpromazine adalah gelisah, gemetaran, pandangan kabur, mulut kering, mual, pusing, denyut jantung yang cepat, sulit buang air kecil.
Sampai berita ini di turunkan, awak media akan berusaha mengkonfirmasi pihak penegak hukum agar segala jenis penjualan obat terlarang dapat segera di tertibkan.(s).
  • Related Posts

    Mohon doa restu dan dukungannya, Karya Supriyadi Maju di Pengisian Anggota BPD Karanganyar

    Karya Supriyadi calon anggota BPD Karanganyar

    Berita Selengkapnya
    Polsek Kedung Waringin Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim Piatu

    Giat Polsek Kedungwaringin

    Berita Selengkapnya

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Peristiwa

    Polres Metro Bekasi Ungkap 19 Kasus Curanmor Hingga Mei 2026

    • 6 views
    Polres Metro Bekasi Ungkap 19 Kasus Curanmor Hingga Mei 2026

    Mahasiswa ITB Bandung Dilaporkan Hilang Saat Pendakian di Gunung Puntang

    • 7 views
    Mahasiswa ITB Bandung Dilaporkan Hilang Saat Pendakian di Gunung Puntang

    Presiden Prabowo Perkecil Ketegangan Geopolitik, Bicara di KTT ke-48 ASEAN

    • 8 views
    Presiden Prabowo  Perkecil  Ketegangan Geopolitik, Bicara di KTT ke-48 ASEAN

    Erupsi Gunung Dukono di Maluku Telan Korban Jiwa

    • 9 views
    Erupsi Gunung Dukono di Maluku Telan Korban Jiwa

    Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

    • 12 views
    Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

    Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada

    • 19 views
    Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada