Presiden Prabowo Subianto Menerima Kunjungan PBNU

Jakarta, aspirasidirect.com
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istana Merdeka, pada Senin, 3 Februari 2025.

Dalam pertemuan ini, PBNU melaporkan sejumlah rangkaian kegiatan dalam peringatan Harlah NU, termasuk sarasehan bersama para ulama mengenai Asta Cita, yang akan dilaksanakan pada Selasa, 4 Februari 2025.

Pertemuan ini juga dikatakannya menjadi ajang diskusi strategis antara Presiden Prabowo dan PBNU mengenai potensi besar yang dimiliki Indonesia dan bagaimana memanfaatkannya untuk kepentingan rakyat. Presiden Prabowo menekankan pentingnya menyelamatkan kekayaan alam Indonesia dan mengalokasikannya untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan.(s).

Related Posts

Kotak Suara Pilkades Karangsatu Didistribusikan ke 15 TPS

Panitia Pilkades Karangsatu

Berita Selengkapnya
Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kotak Suara Pilkades Karangsatu Didistribusikan ke 15 TPS

  • 2 views
Kotak Suara Pilkades Karangsatu Didistribusikan ke 15 TPS

Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

  • 4 views
Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

  • 3 views
Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

  • 4 views
Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan

  • 7 views
Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan

Rentetan Gempa Terjadi di Pangalengan Adalah Gempa Dangkal, Ini Kata BMKG

  • 7 views
Rentetan Gempa Terjadi di Pangalengan Adalah Gempa Dangkal, Ini Kata BMKG