Bekasi, aspirasidirect.com – Miris kegiatan proyek ratusan juta rupiah, yang di gelontornkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk pembangunan BPP Kecamatan Kedung Waringin, diduga asal jadi..(26/8).
Hal itu di ungkapkan oleh Mulyadi selaku aktifis Jaringan Nusantara Watch (JNW), dirinya mengatakan bahwa pekerjaan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi diduga tidak sesuai RAB, tidak lain demi meraup keuntungan semata.
“Terlihat jelas ada beberapa Item yang menurut temuan kami ini tidak sesuai spesifikasi pada RAB, padahal anggaran yang telah digelontorkan oleh pemerintah tidak sedikit yaitu Rp. 898.225.000. (Delapan Ratus sembilan puluh delapan juta dua ratus dua puluh lima juta rupiah).
Pekerjaan dengan Sub kegiatan Penataan Bangunan dan lingkungan cagar budaya, yang berada di belakang gedung kantor KPU, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, akan menjadi contoh temuan yang fantastis.
Mulyadi menegaskan dimana peran pengawas dan konsultan, sehingga hal itu dibiarkan begitu saja, dirinya menduga adanya main mata dan kongka lingkong antara oknum pemborong dengan para pengawas.
Jika adanya pembiaran, maka tidak menutup kemungkinan akan ditemukan kerugian uang negara atas proyek tersebut yang dikerjakan oleh CV. Ratu Mandiri.
Oleh karena itu, JNW akan segera melakukan kajian serta melayangkan surat kepada dinas terkait serta inspektorat, agar pekerjaan dapat segera dilakukan sidak.
“Tentunya saya akan melayangkan temuan ini kepada DPRD Kabupaten Bekasi, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta inspektorat, agar segera melakukan panggilan terhadap oknum rekanan pemborong yang nakal.” pungkasnya.(s r).







