Bogor,aspirasidirect.com
Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., menerima kehadiran Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhan RI, Mayor Jenderal TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.Sos., S.I.P., M.Tr. (Han)., selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Ilmu Pertahanan Indonesia (DPP KIPI). Pertemuan ini membahas kesinambungan peran DPP KIPI dalam memperkuat pengembangan keilmuan pertahanan nasional di lingkungan akademik Unhan RI. Kegiatan ini bertempat di Ruang Kerja Rektor, Gedung Dekanat B, Kampus Bhineka Tunggal Ika, Unhan RI, Sentul, Bogor. (Kamis, 6/11).
Ketua DPP KIPI pada kegiatan audiensi ini, menyampaikan keterangannya
rencana penguatan organisasi dan sinergi kegiatan akademik antara DPP KIPI dan Unhan RI, termasuk penyelenggaraan kegiatan ilmiah nasional serta penyusunan kerangka filsafat Ilmu Pertahanan yang lebih komprehensif. DPP KIPI juga berkomitmen mendukung Unhan RI dalam mengembangkan riset multidisiplin yang menghubungkan sains, kebijakan, dan strategi pertahanan negara sesuai arah kebijakan Kementerian Pertahanan RI.
DPP KIPI merupakan wadah para akademisi, praktisi, dan pemikir strategis yang berdedikasi mengembangkan kajian Ilmu Pertahanan di Indonesia. Komunitas ini lahir pada masa kepemimpinan Rektor pertama Unhan RI, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Syarifudin Tippe, S.I.P., M.Si., pada tahun 2012, sebagai hasil pergeseran paradigma dari defense study menuju defense science. Transformasi tersebut menjadi tonggak penting bagi pengakuan “Ilmu Pertahanan” sebagai disiplin akademik tersendiri di Indonesia. Dalam konteks ini, DPP KIPI berperan strategis dalam mengkaji aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi Ilmu Pertahanan agar memiliki kerangka ilmiah yang kokoh dan mandiri.(red).









