Nasib Nahas,Warga Kampung Garon Bekasi Tewas di Sambar Petir

Bekasi, aspirasidirect.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kampung Garon RT 09 RW 04 Desa Setialeksana Kecamatan Cabang Bungin Kabupaten Bekasi pada Selasa 18 Nopember 2025 sore membuat warga panik. Nasib nahas seorang warga dilaporkan tersambar petir saat tengah berteduh tak jauh dari area persawahan.

Menurut keterangan warga inisial AG, Korban Tersambar petir pada pukul 12:30 WIB, kejadian berlangsung ketika Korban inisial YT sedang beraktivitas ke sawah Saat hujan deras,

“Ya Korban Ditemukan dalam keadaan tergeletak badanya hangus kaya orang luka bakar gitu,” ujar AG.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan resmi terkait kejadian peristiwa tersebut.(red).

Related Posts

Kisah Pilu Nurlaela, Guru SD yang Gugur dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

Tragedi KA Argo Bromo Anggrek

Berita Selengkapnya
Panitia Pengisian Anggota BPD Karangsatu, Junjung Tinggi Transparansi

Panitia Pengisian Anggota BPD Karangsatu

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kisah Pilu Nurlaela, Guru SD yang Gugur dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

  • 3 views
Kisah Pilu Nurlaela, Guru SD yang Gugur dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

KRL Tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

  • 5 views
KRL Tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Akibat Jembatan Putus Diterjang Banjir, Warga Nekat Lewat Jalur Kereta: “Padahal Rawan”

  • 14 views
Akibat Jembatan Putus Diterjang Banjir, Warga Nekat Lewat Jalur Kereta: “Padahal Rawan”

Truk Pengangkut Sepeda Motor Ludes Terbakar , Arus Lalu Lintas Macet

  • 12 views
Truk Pengangkut Sepeda Motor Ludes Terbakar , Arus Lalu Lintas Macet

Peringati 5 Tahun Tragedi Kri Nanggala-402

  • 14 views
Peringati 5 Tahun Tragedi Kri Nanggala-402

Gempar, Dugaan Pengoplosan Gas LPG, Berujung Intimidasi dan Penganiayaan

  • 11 views
Gempar, Dugaan Pengoplosan Gas LPG, Berujung Intimidasi dan Penganiayaan