Lansia Pengayak Emas di Babelan Yang Viral di Video Demi Untuk Bertahan Hidup

Bekasi, aspirasidirect.com – Warga Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dihebohkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aktivitas seorang lanjut usia yang disebut-sebut sedang melakukan penambangan emas. Video tersebut viral dan memicu rasa penasaran publik, lantaran aktivitasnya dilakukan di lingkungan permukiman warga.

Hasil penelusuran awak media di lokasi RT 016/09 Desa Muara Bakti mengungkap fakta sebenarnya. Pria lanjut usia bernama Mugeni (60), seorang buruh harian lepas, bukanlah penambang emas sebagaimana isu yang berkembang. Ia hanya mengais rezeki dengan cara mengumpulkan puing bangunan dan lumpur comberan bekas lokasi pengrajin emas, berharap masih ada sisa bubuk atau serpihan emas yang tertinggal.

Mugeni mengaku, puing-puing tersebut ia peroleh saat bekerja membongkar dan merenovasi rumah atau kios bekas pengrajin emas di wilayah Rengasdengklok, Karawang. Setiap bongkaran tembok dan lantai, ia kumpulkan lalu dikarungi untuk dibawa pulang.

“Setiap bongkaran tembok dan lantai saya karungi. Siapa tahu masih ada debu-debu emas yang tertinggal di puing atau lumpur got,” ujar Mugeni kepada awak media, Senin (22/12/2025).

Tak hanya dari puing bangunan, Mugeni juga mengumpulkan lumpur comberan dan saluran got yang berada di sekitar bekas lokasi pengrajin emas. Semua material tersebut kemudian ia ayak secara manual menggunakan air.

“Caranya saya ayak pakai air. Kadang terlihat ada bubuk-bubuk emas kecil, lalu saya kumpulkan,” jelasnya.

Namun, hasil yang didapatkan tidak menentu. Mugeni mengaku sering menjual satu karung puing bekas tersebut dengan harga Rp100 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung ada tidaknya kandungan emas.

“Enggak tentu ada emasnya. Kadang ada, kadang enggak sama sekali. Banyak juga karung yang masih numpuk dan belum laku,” tambahnya.

Aktivitas Mugeni ini sontak menuai beragam reaksi warga. Sebagian merasa prihatin atas perjuangan hidup sang lansia, sementara lainnya sempat salah paham mengira adanya praktik penambangan emas ilegal di lingkungan mereka.

Fakta di lapangan menunjukkan, apa yang dilakukan Mugeni semata-mata adalah upaya bertahan hidup, memanfaatkan sisa-sisa material yang ditinggalkan demi menyambung hari di usia senja.(s).

Related Posts

Panitia Pilkades Karangsatu Buka Pendaftaran Bakal Calon, Batasi Pengantar hingga Matangkan TPS Digital

Panitia Pilkades Karangsatu

Berita Selengkapnya
Bareskrim Polri Tangkap AKP Pardiman Dalam Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Kasus peredaran gelap narkoba

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Bareskrim Polri Tangkap AKP Pardiman Dalam Kasus Penyalahgunaan Narkoba

  • 2 views
Bareskrim Polri Tangkap AKP Pardiman Dalam Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Kadek Indrayoni Kunjungi Keysa, Berikan Dukungan dan Bantuan untuk Ringankan Beban Keluarga

  • 3 views
Kadek Indrayoni Kunjungi Keysa, Berikan Dukungan dan Bantuan untuk Ringankan Beban Keluarga

LSM GANAS Laporkan Mantan Pj Kepala Desa Karangrahayu ke Kejari Kab Bekasi

  • 5 views
LSM GANAS Laporkan Mantan Pj Kepala Desa Karangrahayu ke Kejari Kab Bekasi

Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut Amankan Warga Yang Ugal-ugalan di Kawasan Jalan Guntur Garut

  • 6 views
Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut Amankan Warga Yang Ugal-ugalan di Kawasan Jalan Guntur Garut

Kesaksian Pemilik Warung Nasi Kuning di Matraman Soal Awal Bentrokan Warga dengan Kelompok Ambon

  • 8 views
Kesaksian Pemilik Warung Nasi Kuning di Matraman Soal Awal Bentrokan Warga dengan Kelompok Ambon

Kebakaran Hebat Hanguskan Puluhan Rumah di Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi

  • 6 views
Kebakaran Hebat Hanguskan Puluhan Rumah di Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi