Perhatian Orang Tua, Seorang Bocah Asal Garut Yang Nekat Menangkap Ular Banyak Hanya Untuk Uang Jajan

Bekasi,aspirasidirect.com
Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang bocah laki-laki asal Kabupaten Garut menangkap ular di area persawahan viral di media sosial. Aksi tersebut menuai perhatian publik karena dinilai sang anak memiliki keberanian besar namun memiliki risiko yang tinggi bagi keselamatan anak itu sendiri.

Dalam video yang sebelumnya diunggah akun Tik Tok moelgolodogsato, bocah tersebut terlihat membawa delapan ekor ular berukuran kecil. Dua ekor dipegang langsung menggunakan tangan, sementara enam lainnya disimpan di balik kaus yang dikenakannya.(26/12).

Bocah itu mengaku menangkap ular-ular tersebut dari kebun dan sawah dengan harapan bisa menjualnya seharga Rp100 ribu untuk membeli jajan. Namun karena sang kreator hanya memiliki uang Rp50 ribu, keduanya akhirnya sepakat dengan nominal tersebut.

Momen negosiasi sederhana itu memicu beragam reaksi warganet. Sebagian netizen mengaku iba melihat perjuangan bocah tersebut demi mendapatkan uang, sementara lainnya merasa khawatir dan ngeri melihat anak seusia itu berhadapan langsung dengan hewan liar yang berbahaya.

Sejumlah warganet juga mengingatkan bahwa keberanian bocah tersebut tidak seharusnya ditiru. Pasalnya, ular merupakan satwa liar yang sulit diprediksi, termasuk dalam membedakan jenis berbisa dan tidak berbisa hanya dari tampilan fisik.

Ahli dan pemerhati keselamatan anak menegaskan, gigitan ular meskipun berukuran kecil dapat berakibat fatal jika mengandung bisa.

Aktivitas menangkap ular tanpa keahlian dan perlengkapan khusus sangat berbahaya, terlebih bagi anak-anak.

Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi orang tua yang anaknya sering bermain di area persawahan, kebun, atau semak-semak.

Jika menemukan ular, langkah paling aman adalah menjauh dan segera melapor kepada orang dewasa atau petugas terkait seperti pemadam kebakaran (Damkar).

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan anak harus menjadi prioritas utama, di tengah kondisi ekonomi dan lingkungan yang penuh tantangan.(red).

Related Posts

Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan, Pemdes Karangrahayu Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

Kerja Bakti lingkungan

Berita Selengkapnya
BNPB Lakukan Pemetaan dan Mitigasi Paska Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mitigasi Bencana Geologi

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan, Pemdes Karangrahayu Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

  • 3 views
Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan, Pemdes Karangrahayu Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan

BNPB Lakukan Pemetaan dan Mitigasi Paska Erupsi Gunung Anak Krakatau

  • 6 views
BNPB Lakukan Pemetaan dan Mitigasi Paska Erupsi Gunung Anak Krakatau

Heboh,Tragedi Anak Yang Dipaksa Perbuat Senonoh di Bekasi

  • 8 views
Heboh,Tragedi Anak Yang Dipaksa Perbuat Senonoh di Bekasi

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu

  • 8 views
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu

Calon Kades se-Kecamatan Karang Bahagia Deklarasikan Pilkades Damai

  • 10 views
Calon Kades se-Kecamatan Karang Bahagia Deklarasikan Pilkades Damai

Kekeringan Melanda Kabupaten Bekasi 85.574 Jiwa Terdampak,BPBD Sigap Bertindak

  • 7 views
Kekeringan Melanda Kabupaten Bekasi 85.574 Jiwa Terdampak,BPBD Sigap Bertindak