Magelang, aspirasidirect.com
Rombongan relawan asal Kota Magelang yang terlibat dalam operasi pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan mengalami kecelakaan lalu lintas saat perjalanan pulang, Kamis sore 8 Januari 2026.
Sebuah mini bus milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang dengan nomor polisi AA 8035 XA yang mengangkut relawan mengalami rem blong di ruas Jalan Serayu Larangan, Kabupaten Purbalingga. Kendaraan kehilangan kendali lalu menabrak pembatas jalan dan berhenti di badan jalan.
Rombongan tersebut baru saja mengakhiri operasi pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Kota Magelang yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet, sejak 28 Desember 2025. Pada hari kesepuluh pencarian, sebanyak 21 tim relawan masih melakukan penyisiran di sejumlah sektor. Namun, hasil pencarian masih nihil sehingga sebagian relawan memutuskan untuk kembali ke Magelang. Petugas kepolisian dan warga sekitar segera melakukan pengamanan serta evakuasi penumpang.
Data sementara mencatat peristiwa ini tanpa korban jiwa. Sejumlah penumpang mengalami luka dan keluhan fisik sehingga harus dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Seperti diberitakan sebelumnya, pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan hingga Kamis (8/1) masih nihil. Setelah mendapat perpanjangan waktu operasi, hingga hari kesepuluh, siswa SMA Negeri 5 Magelang itu belum ditemukan. Bahkan, tim relawan yang jumlah mencapai ratusan orang tidak menemukan jejak apapun dari survival.
Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, mengonfirmasi bahwa secara prosedur standar (SOP), operasi SAR nasional telah ditutup. Namun, ia menegaskan bahwa pihak keluarga dan warga setempat tidak lantas menyerah. Tim relawan dari Basecamp Dipajaya dipastikan akan tetap melanjutkan penyisiran secara mandiri.(rd).







