Warga Krompeng Panik, Adanya Pergeseran Tanah

Pekalongan, aspirasidirect.com
Telah terjadi pergeseran tanah di Desa Krompeng, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, pada Jumat sore (23/01/2026).

Akibat kejadian tersebut, warga berhamburan menyelamatkan barang-barang berharga guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Saat ini kondisi masih dalam pemantauan.

Warga diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.

Camat Talun Argo Yudho Utomo membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kondisi tebing yang ambles sangat membahayakan rumah warga yang berada di sekitarnya.

“Benar, kejadian itu di Dukuh Krompeng, Desa Krompeng. Tanah di pinggiran tebing Sungai Kupang ambles dan bergerak ke bawah akibat derasnya arus sungai,” ujar Camat Talun Argo.(r).

Related Posts

Kisah Pilu Nurlaela, Guru SD yang Gugur dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

Tragedi KA Argo Bromo Anggrek

Berita Selengkapnya
Dandim 0625/Pangandaran Hadiri Rapat Anggota Tahunan ke-3 Primkop Kartika Jaya

Kodim0625/Pangandaran

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kisah Pilu Nurlaela, Guru SD yang Gugur dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

  • 3 views
Kisah Pilu Nurlaela, Guru SD yang Gugur dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

KRL Tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

  • 5 views
KRL Tertemper KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Akibat Jembatan Putus Diterjang Banjir, Warga Nekat Lewat Jalur Kereta: “Padahal Rawan”

  • 14 views
Akibat Jembatan Putus Diterjang Banjir, Warga Nekat Lewat Jalur Kereta: “Padahal Rawan”

Truk Pengangkut Sepeda Motor Ludes Terbakar , Arus Lalu Lintas Macet

  • 12 views
Truk Pengangkut Sepeda Motor Ludes Terbakar , Arus Lalu Lintas Macet

Peringati 5 Tahun Tragedi Kri Nanggala-402

  • 14 views
Peringati 5 Tahun Tragedi Kri Nanggala-402

Gempar, Dugaan Pengoplosan Gas LPG, Berujung Intimidasi dan Penganiayaan

  • 11 views
Gempar, Dugaan Pengoplosan Gas LPG, Berujung Intimidasi dan Penganiayaan