Lumajang, aspirasidirect.com
Terjadi erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur. Kolom abu teramati setinggi ± 1.500 m di atas puncak, berwarna kelabu tebal condong ke utara-timur laut. Erupsi terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi ±4 menit 35 detik,pada Sabtu (14/2/2026) pagi pukul 05.54.O0
Erupsi berupa Awan Panas Guguran dengan jarak luncur 4,5 km ke sektor tenggara (Besuk Kobokan). Sebaran abu teramati mengarah timur laut-utara. Status gunung saat ini Level III (Siaga).
Rekomendasi:
Tidak beraktivitas di sektor tenggara Besuk Kobokan hingga 13 km dari puncak; di luar itu, hindari sempadan sungai 500 m (potensi awan panas/lahar hingga 17 km). Dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak (bahaya lontaran batu pijar). Waspadai awan panas, guguran lava, dan lahar di aliran sungai berhulu puncak, khususnya Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
“Terjadi erupsi pada pukul 05.54 WIB dan erupsi berupa awan panas guguran dengan jarak luncur enam kilometer mengarah ke sektor tenggara (Besuk Kobokan), sebaran abu teramati mengarah ke timur laut-utara,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.(rd).







