Penyempitan Jalur Bahu Jalan,Warga Keluhkan Mobilnya Tergores Akibat Serpihan Proyek

Bekasi, aspirasidirect.com
Sejumlah pengendara mengeluhkan minimnya rambu pengamanan dan sempitnya ruang gerak di area proyek pengerjaan jalan yang sedang berlangsung di kawasan industri. Akibat penyempitan jalur yang dinilai terlalu ekstrem, sebuah mobil minibus berwarna abu-abu dilaporkan mengalami kerusakan berupa baret, lecet, hingga cacat pada bagian sebelah kanan akibat tertimpa material proyek.

Insiden tersebut terjadi tepat di depan area proyek yang berada di bundaran Kawasan Industri Jababeka 2, Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proyek pengerjaan jalan tersebut memakan hampir separuh badan jalan utama sehingga arus lalu lintas terpaksa menyempit menjadi satu jalur saja. Pihak pelaksana hanya membatasi area kerja menggunakan pagar seng yang diletakkan memanjang di tengah jalan serta beberapa traffic cone berwarna oranye dan batu penghalang. Akibatnya, kendaraan roda empat maupun roda dua harus bergantian dan ekstra hati-hati saat melintasi jalur tunggal yang menyempit tersebut.

Kondisi ini dikeluhkan oleh warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Salah seorang warga setempat, Candra, menyayangkan kurangnya antisipasi dan penataan kokoh dari pihak pelaksana proyek yang memicu terjadinya kerugian bagi pengendara yang bundaran Kawasan Industri Jababeka 2, Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. tersebut.

“Jalurnya jadi sempit banget, cuma sisa satu jalur gara-gara proyek ini. Kejadian kemarin itu bukan karena mobil menyenggol pembatas, tapi mobil warga cacat di bagian sebelah kanan karena ketiban pagar pembatas proyek yang tiba-tiba rubuh ditiup angin. Pengamanannya sangat minim. Andaikan saat itu motor yang melintas dan ketiban pagar yang rubuh itu, pasti langsung jatuh dan fatal sekali akibatnya. Bahaya banget kalau tidak segera diperbaiki penataannya. Apalagi sampai sekarang sudah satu minggu lebih dari pihak proyek sama sekali tidak ada tanggapan atau pertanggungjawaban mengenai rusaknya mobil warga ini,”tutur Candra Warga.(16/7).

Kondisi Pagar Jatuh
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar Kawasan Industri Jababeka 2, khususnya di Bundaran, terpantau mengalami ketersendatan, terutama pada jam-jam sibuk saat karyawan pabrik pulang dan pergi bekerja. Warga berharap pihak kontraktor segera mengevaluasi kekuatan dan penataan batas proyek serta menambahkan lampu penanda darurat agar tidak kembali memakan korban materi maupun fisik bagi para pengguna jalan yang melintas.(rd).

Related Posts

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan, Diduga Kelebihan Beban – Bupati & Pejabat Ikut Terjatuh

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok

Berita Selengkapnya
Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Kejari Kabupaten Bekasi Paparkan Capaian Kinerja dan Penyelamatan Uang Negara

Capaian Kinerja kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan, Diduga Kelebihan Beban – Bupati & Pejabat Ikut Terjatuh

  • 2 views
Jembatan Gantung Pongpet Anjlok Sesaat Setelah Diresmikan, Diduga Kelebihan Beban – Bupati & Pejabat Ikut Terjatuh

Kebakaran PT.PAS di Kota Bekasi

  • 4 views
Kebakaran PT.PAS di Kota Bekasi

Panitia Pilkades Sukamulya Kembalikan Dana Rp75 Juta kepada Balon Kades

  • 6 views
Panitia Pilkades Sukamulya Kembalikan Dana Rp75 Juta kepada Balon Kades

LSM GANAS Akan Sikapi Oknum Panitia Pilkades Yang Pungli ke Balon

  • 6 views
LSM GANAS Akan Sikapi Oknum Panitia Pilkades Yang Pungli ke Balon

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Terdampak Bencana di NTT

  • 7 views
Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Terdampak Bencana di NTT

Betrok Suku Anak Dalam dan TNI di Sarolangun,Diduga Salah Paham

  • 7 views
Betrok Suku Anak Dalam dan TNI di Sarolangun,Diduga Salah Paham