Bekasi, aspirasidirect.com
Pemerintah Desa Karangrahayu, Kecamatan Karang Bahagia, menggelar kegiatan Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting yang dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya Dinas Kesehatan,Kepala Puskesmas Sukaraya, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, Mahasiswa KKN Pelita Bangsa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD serta perangkat desa. Kamis (30/7).

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj) Kepala Desa Karangrahayu, Badru Iskandar, menyampaikan bahwa upaya pencegahan dan penanganan stunting memerlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak. Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan pola asuh, pemenuhan gizi, sanitasi, serta kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Melalui konvergensi ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi agar program pencegahan serta penanganan stunting dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran,” ujar Badru Iskandar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Posyandu dan PKK, untuk terus meningkatkan edukasi kepada keluarga, khususnya ibu hamil dan orang tua balita, mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan memberikan pemaparan mengenai strategi percepatan penurunan angka stunting melalui layanan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang balita, serta intervensi gizi yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Karangrahayu berharap terbangun komitmen bersama dalam mendukung program percepatan penurunan stunting, sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai penerus pembangunan di masa depan.(s).









