Bekasi, aspirasidirect.com
Tim Seleksi Independen dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintahan (LPPP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Indonesia resmi mengumumkan hasil penggabungan nilai bakal calon (balon) Kepala Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.
Pengumuman tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 012/LPPP.T/K/IX/2026 yang diterbitkan di Bekasi, Selasa (8/9/2026), enam bakal calon tercatat mengikuti proses penilaian dan pemeringkatan.
Balon atas nama Pinan, S.Kom. menempati peringkat pertama dengan perolehan skor total akhir 237,72.
Posisi kedua ditempati Sarim dengan skor 217,58, disusul Suryadi di peringkat ketiga dengan nilai 203,31.
Sementara itu, peringkat keempat ditempati Gunawan dengan skor 201,54, kemudian Suradi Sumarno dengan nilai 199,80. Adapun posisi keenam ditempati Andi dengan skor 174,75.
Proses penilaian dilakukan secara akumulatif dengan menggabungkan tiga komponen utama. Seleksi administrasi memiliki bobot 30 persen, ujian tertulis 50 persen, dan ujian wawancara sebesar 20 persen.
Hasil penggabungan nilai tersebut dituangkan dalam surat keputusan yang ditandatangani empat anggota Tim Seleksi Independen, yakni Dr. M. Harun Alrasyid, Drs., M.Si.; Dr. Aos Kuswandi, Drs., M.Si.; Dr. Siti Nurhidayah, S.Psi., M.Si.; dan Dr. Siti Nuraini, Dra., M.Si.
Usai hasil diumumkan, Ratusan Massa Datangi Kantor Desa situasi di Desa Karangsatu dilaporkan sempat memanas. Ratusan massa yang disebut sebagai pendukung salah satu bakal calon yang dinyatakan tidak lolos seleksi mendatangi dan mengepung area Kantor Desa Karangsatu.
Keterangan tim sukses bakal calon H.Andi mengatakan, massa mulai berdatangan sejak pukul 17.00 WIB, Selasa (8/9/2026). Jumlah massa disebut terus bertambah hingga malam hari, tuntutan massa menginginkan panitia mundur dari jabatannya.
“Massa bergerombol mendatangi panitia di kantor desa sejak pukul 17.00 WIB. Semakin malam jumlahnya terlihat semakin banyak, panitia diharapkan mundur,”kata Tim pendukung.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Karang Bahagia, Kapoldek Cikarang Utara, Danramil Cikarang, Pol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas.
Kapolsek Cikarang Utara bersama Danramil Cikarang, berusaha untuk menenangkan massa yang ada, bahwa panitia dan BPD terus diskusi menenangkan situasi.
Hingga berita ini diturunkan, pukul 01.30 massa masih bertahan di sekitar kantor desa. Sejumlah personel TNI-POLRI disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.(9/9).
Pihak-pihak terkait diharapkan dapat menempuh langkah dialogis dan menyelesaikan setiap keberatan sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku dalam tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2026.(r).








