Bekasi, aspirasidirect.com
Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi resmi melantik kepengurusan baru Dewan Masjid Indonesia Karang Bahagia
untuk masa bakti 2026–2031. Kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengan sarasehan tersebut berlangsung di Yayasan Pendidikan Al Amin, Kampung Pule, Desa Karanganyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Sabtu (10/10).
Acara tersebut dihadiri Plt Camat Karang Bahagia, H. Rohadi, S.IP., S.E., M.M., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi, Ketua MUI Kecamatan Karang Bahagia serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ketua Pimpinan Daerah (PD) DMI Kabupaten Bekasi, KH. Imam Mulyana Al Budry, S.Ag., memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan dan sarasehan pengurus PC DMI Kecamatan Karang Bahagia. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta meningkatkan peran masjid dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, masjid memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat melaksanakan ibadah. Masjid juga harus menjadi pusat pembinaan moral, sosial, dan ekonomi umat.
“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral, sosial, dan ekonomi umat. Karena itu, sinergi antara pengurus masjid, pemerintah, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.
Ia berharap pengurus PC DMI Kecamatan Karang Bahagia mampu menghadirkan program-program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat peradaban umat.
Sementara itu, Ketua PC DMI Kecamatan Karang Bahagia, Ustaz Damin, S.Ag., mengatakan bahwa kepengurusan baru periode 2026–2031 memiliki sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus organisasi selama lima tahun ke depan.
Ia menjelaskan, kepengurusan DMI Kecamatan Karang Bahagia terdiri atas 39 pengurus dan empat orang dewan pembina. Seluruh jajaran diharapkan dapat bekerja sama dan menjalankan tugas organisasi secara aktif sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.
Menurut Ustaz Damin, salah satu fokus utama DMI Kecamatan Karang Bahagia adalah menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat. Selain sebagai tempat ibadah, masjid diharapkan mampu berkontribusi dalam penguatan perekonomian masyarakat serta menjadi sarana pemersatu umat.
“Ke depan, kami ingin masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berperan dalam membangun perekonomian umat dan mempererat persatuan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program kerja DMI Kecamatan Karang Bahagia akan diselaraskan dengan visi dan moto Kabupaten Bekasi, yakni Bangkit, Maju, Sejahtera. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan dan berbagai elemen masyarakat.
Sebagai langkah awal, pengurus PC DMI Kecamatan Karang Bahagia berencana menggelar rapat kerja (raker) untuk menyusun dan merumuskan program-program prioritas yang akan dilaksanakan selama masa kepengurusan.
Ustaz Damin juga menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menggerakkan organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi umat.
Menindaklanjuti arahan Ketua PD DMI Kabupaten Bekasi, pihaknya berkomitmen agar seluruh pengurus tetap aktif menjalankan program dan tidak bersikap pasif setelah pelantikan.
Selain penyusunan program kerja, pengurus PC DMI Kecamatan Karang Bahagia saat ini juga melakukan koordinasi dan audiensi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karang Bahagia terkait rencana penyediaan ruang sekretariat yang dapat mendukung kelancaran operasional organisasi.
Melalui kepengurusan baru ini, DMI Kecamatan Karang Bahagia berharap dapat memperkuat koordinasi antarpengurus masjid, meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, serta mendorong terwujudnya masjid yang makmur dan memakmurkan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, DMI Kecamatan Karang Bahagia optimistis dapat menjalankan perannya sebagai wadah pembinaan umat sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.(s).









