Bekasi, aspirasidirect.com
Memasuki bulan Rabiul Awal 1447 H, umat Islam kembali diingatkan akan keutamaan dan keistimewaan lahirnya Nabi Muhammad SAW. (21/8).
Dalam penyampaian khotbah Jumat, Ust Munandar, jamaah diajak untuk meningkatkan ketakwaan serta memahami cara menghadirkan sosok Nabi Muhammad SAW dalam aktivitas sehari-hari agar terhindar dari murka dan azab Allah SWT.
Merujuk pada Firman Allah dalam Surah Al-Anfal ayat 33, Allah SWT menegaskan tidak akan menurunkan azab kepada suatu kaum selama Rasulullah berada di tengah-tengah mereka. Para ulama, termasuk Ibnu Katsir yang mengutip Ibnu Abbas RA, menjelaskan bahwa keberadaan Nabi menjadi benteng perlindungan bagi umatnya.
Di masa sekarang, jaminan perlindungan tersebut dapat diraih dengan senantiasa menghadirkan nilai-nilai kenabian dalam kehidupan sehari-hari.
Terdapat dua langkah utama untuk menghadirkan Rasulullah SAW dalam kehidupan umat saat ini:
Istiqomah Menghidupkan Sunnah Nabi
Sesuai dengan hadis riwayat Imam At-Tirmidzi, barang siapa yang menghidupkan sunnah Nabi, maka ia pada hakikatnya telah menghidupkan Rasulullah secara maknawi. Menghidupkan sosok Nabi bukan berarti menghadirkan secara fisik, melainkan menjadikan beliau sebagai teladan (uswatun hasanah) dalam setiap gerak-gerik dan tindakan sehari-hari.
Memperbanyak Sholawat dan Salam Penghormatan
Sebagaimana diperintahkan dalam Surah Al-Ahzab ayat 56, membaca sholawat dan salam memiliki keutamaan luar biasa. Berdasarkan hadis riwayat Abu Daud (No. 1745), setiap kali seorang muslim mengucapkan salam kepada Rasulullah, Allah mengembalikan ruh beliau untuk menjawab salam tersebut. Penggunaan kata sapaan langsung (dhamir mukhathab) dalam bacaan salam—seperti pada tahiyyat sholat—menjadi simbol kedekatan emosional dan spiritual antara Nabi dan umatnya.
Melalui momentum bulan Maulid ini, jamaah diharapkan dapat mempererat ikatan dengan Rasulullah SAW melalui amalan sunnah dan lantunan sholawat. Khotbah diakhiri dengan doa agar seluruh umat Islam senantiasa diberi kemudahan dalam menjalankan ajaran beliau serta dikumpulkan bersama orang-orang sholeh di surga kelak.(s).









