Miris Sampah di Kab Bekasi, JURPALA Indonesia : Kritik Keras DLH Lemah Awasi Sampah dan Limbah Ilegal

Bekasi ,aspirasidirect.com – Jurnalis Pecinta Alam dan Peduli Bencana (JURPALA) Indonesia melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, yang dinilai tidak serius dalam mengawasi serta menindak praktik pembuangan sampah dan limbah ilegal.

Sekjen JURPALA Indonesia, Sofyan, mengungkapkan bahwa hingga kini terdapat belasan lokasi pembuangan sampah ilegal yang dibiarkan menumpuk selama bertahun-tahun. Ia menilai, pengawasan DLH sangat lemah, bahkan nyaris tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Sampah di kawasan Meikarta sudah seperti gunung, dan itu bukan hal baru. Ironisnya, DLH baru bereaksi setelah kejadian tersebut viral akibat kebakaran. Padahal lokasinya tak jauh dari pusat pemerintahan,” tegas Sofyan.(1/6).

Temuan tersebut, kata Sofyan, bukan hanya terjadi di wilayah pemukiman masyarakat, tetapi juga di area yang dikelola oleh oknum pengelola kawasan industri dan hunian, seperti Meikarta dan Delta Cikarang Pusat.

Selain persoalan sampah, JURPALA juga mengantongi bukti video dan rekaman drone yang memperlihatkan praktik pembuangan limbah cair ke sungai, seperti Kali Cikarang, Kali Ciherang, dan Kali CBL, yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan.

“Sudah belasan tahun aktivitas pencemaran ini terjadi. Ketika kami laporkan, DLH berkelit dengan alasan bahwa izin perusahaan berasal dari provinsi atau kementerian, sehingga mereka tidak bisa mengambil tindakan hukum,” ujar Sofyan.

JURPALA menilai alasan tersebut sebagai bentuk pembiaran dan kegagalan DLH dalam menjalankan fungsi sebagai penegak hukum lingkungan. Sofyan bahkan menduga adanya keterlibatan oknum DLH dalam praktik “main mata” dengan pelaku pencemaran.

Ia pun menyerukan agar Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan kinerja pejabat di lingkungan DLH Kabupaten Bekasi.

” DLH bukan hanya gagal menjaga lingkungan, tetapi juga kehilangan integritasnya sebagai institusi yang seharusnya berdiri di garis depan dalam penegakan hukum lingkungan hidup,” pungkasnya.(s).

Related Posts

Presiden Prabowo Menerima Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana

Tim percepatan reformasi Polri

Berita Selengkapnya
Ratusan Jamaah Tahlil Hadiri Malam Ketujuh Untuk Mendoakan Almarhum H.Noyan bin H.Banjeng

Tahlil mendoakan Almarhum H.Noyan bin H.Banjeng

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

  • 2 views
Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada

  • 5 views
Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada

BPBD Kota Bekasi Terus Pantau Debit Air Yang Mulai Meningkat

  • 4 views
BPBD Kota Bekasi Terus Pantau Debit Air Yang Mulai Meningkat

Oknum Seorang Guru Ngaji di Pati,Diduga Lecehkan 50 Santriwati

  • 7 views
Oknum Seorang Guru Ngaji di Pati,Diduga Lecehkan 50 Santriwati

Makan Korban Lagi,Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Grobogan Jawa Tengah 4 Orang Tewas

  • 10 views
Makan Korban Lagi,Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Grobogan Jawa Tengah 4 Orang Tewas

Akibat Rem Blong, Supir Truk Banting Stir ke Trotoar

  • 13 views
Akibat Rem Blong, Supir Truk Banting Stir ke Trotoar