3 Bibit Siklon di Wilayah Indonesia,Bagaimana Cuaca Kedepan

Jakarta, aspirasidirect.com
Hari ini 11 Desember 2025 sekitar pukul 19:10 WIB, Berikut hasil pantauan terhadap 3 bibit siklon disekitar wilayah Republik Indonesia.

  1. Tropical Low 05U (Invest 91S)

Saat ini kondisinya masih dalam tahap Medium. Kecepatannya masih sama seperti tadi siang yaitu 55 km/jam, sedangkan untuk tekanannya berada pada 1006 hPa. Sempat memberikan dampak kepada kondisi cuaca disekitar wilayah Bengkulu, Lampung dan Banten, akhirnya dia berbelok menjauh menuju Samudra Hindia.

  1. Invest Area 92S

Bibit siklon ini masih berada diwilayah Tengah Samudra Hindia, sekitar 2000 Km Barat Daya Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. Belum terlihat adanya peningkatan yang besar dari bibit ini, tetapi perlahan dia mulai mendekati Tropical Low 91S. Pertanyannya apakah akan terjadi Efek Fujiwhara? Akan kita bahas dibawah.

  1. Tropical Low 03U (Invest Area 93S)

Bibit siklon yang muncul dan terdeteksi pagi tadi ini belum menunjukkan perubahan kecepatan maupun tekanan. Masih berada pada kecepatan 30 km/jam dan tekanannya 1009 hPa. Saat ini bibit siklon terpantau berada di 200 km selatan Pulau Lombok dan terus bergerak ke arah Barat menuju perairan selatan Pulau Jawa. Tetap tenang dan waspada ya.

Lalu apa itu efek Fujiwhara?

Ini merupakan kondisi dimana saat dua siklon tropis yang berdekatan mulai saling mengorbit pada titik tengah bersama. Dikarenakan adanya gaya tarik antar siklon bisa saja mereka bergabung menjadi satu badai lebih besar. Bisa juga salah satunya ditelan siklon lain, atau bahkan bisa mengubah arah salah satu siklon.

Efek ini diperkirakan akan terjadi pada Tropical Low 05U dengan Invest Area 92S. Beradasarkan perkiraan kedua bibit ini akan mendekat pada hari Minggu, 14 Desember 2025 nanti dan akan sepenuhnya bersatu pada 16 Desember 2025. Jadi sangat memungkinkan untuk terjadinya Efek Fujiwhara pada kondisi ini.

Lalu apa efeknya untuk Indonesia jika Fujiwhara ini terjadi?

Berdasarkan perkiraan lokasi bergabungnya kedua bibit Siklon ini jauh ditengah Samudra Hindia, maka dampaknya diperkirakan tidak terlalu besar pada wilayah Indonesia. Walaupun begitu kita tidak boleh menyepelakannya.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyebut dalam 24 jam ke depan, intensitas 93S cenderung bergerak perlahan ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia. Lalu, dalam jangka waktu 48-72 jam ke depan, sistem mulai meningkatkan intensitasnya secara bertahap seiring membaiknya pola sirkulasi, dengan pergerakan yang konsisten menjauhi wilayah Indonesia.(s).

Related Posts

Presiden Prabowo Menerima Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana

Tim percepatan reformasi Polri

Berita Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

  • 2 views
Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada

  • 6 views
Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada

BPBD Kota Bekasi Terus Pantau Debit Air Yang Mulai Meningkat

  • 5 views
BPBD Kota Bekasi Terus Pantau Debit Air Yang Mulai Meningkat

Oknum Seorang Guru Ngaji di Pati,Diduga Lecehkan 50 Santriwati

  • 7 views
Oknum Seorang Guru Ngaji di Pati,Diduga Lecehkan 50 Santriwati

Makan Korban Lagi,Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Grobogan Jawa Tengah 4 Orang Tewas

  • 10 views
Makan Korban Lagi,Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Grobogan Jawa Tengah 4 Orang Tewas

Akibat Rem Blong, Supir Truk Banting Stir ke Trotoar

  • 13 views
Akibat Rem Blong, Supir Truk Banting Stir ke Trotoar