Seorang Pria di Serpong Alami Luka Sabetan Sajam Ketika Melihat Pelaku Curanmor

Estimated read time 2 min read

Tangerang, aspirasidirect.com– Seorang warga disabet celurit saat mencoba menghentikan pelaku pencurian kendaran bermotor (curanmor) yang kabur di Jalan Roda Hias, RT07/02, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu 10 Januari 2024, malam.

Akibat serangan tersebut, korban bernama Yana, 39, mengalami luka serius pada bagian perutnya hingga ususnya terburai.

Ela, warga setempat menjelaskan pelaku berjumlah empat orang berboncengan dengan dua sepeda motor. Awalnya dua pelaku beraksi dengan duduk di atas motor warga yang terparkir dekat lokasi, sekitar pukul 19.30 WIB.

“Tadinya saya tidak curiga kalau itu maling. Dua orang duduk-duduk di atas motor orang sambil main HP. Tapi belum sempat ambil motor, ada warga yang neriakin maling,” katanya.

Para pelaku langsung kabur menaiki dua sepeda motor. Saat melintas di lokasi, Yana yang saat itu tengah membeli nasi uduk, mendengar teriakan warga.

Ia pun berusaha mencegat dan menendang motor pelaku. Namun ternyata salah satu pelaku sudah menyiapkan celurit dan menyabetnya hingga mengenai bagian perut.

“Ketika itu jalan kondisinya ramai, banyak orang. Tapi cuma Yana yang mencegat pelaku. Lalu, pelaku yang di motor pertama sempat mengeluarkan pistol dan menembak ke atas tiga kali. Pelaku di motor kedua nyabet pakai celurit. Korban ususnya sampai keluar,” kata Merit, pedagang soto di lokasi.

Lantaran mengeluarkan senpi dan sajam, warga tidak berani menghentikan para pelaku hingga mereka berhasil kabur.

Sementara korban yang terluka parah dan bersimbah darah, dilarikan ke RSUD Tangsel untuk mendapat pertolongan. “Langsung dibawa ke rumah sakit, sudah ditangani,” tambah Merit.

Menurutnya peristiwa curanmor ini sudah ketiga kalinya terjadi di kawasan tersebut. Namun kali ini pelaku lebih nekat beraksi saat kondisi ramai.

“Ini sudah ketiga kalinya sejak dua bulan lalu. Kemungkinan pelaku ini orang yang sama. Saya harap polisi bisa segera menangkap para pelau, karena mereka sudah berani melukai warga,” tegasnya.(*).

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours