Polsek Cikarang Barat Polres Metro Bekasi Bekuk komplotan Curanmor dan Kumpulkan Sejumlah Kendaraan

Bekasi, aspirasidirect.com 
Polsek Cikarang Barat  Polres Metro Bekasi berhasil membekuk pelaku Curanmor  dan penadah,  11 orang penadah serta pelaku yang membeli unit hasil curian
Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menjelaskan, ada  21 pelaku berasal dari dua jaringan  antar kab/kota  yang menjual motor curian ke wilayah Lampung dan Subang
“Sekitar  21 pelaku yang kami amankan. Dari 21 orang itu memiliki peran yang berbeda, dari masing-masing berperan ada yang bertugas memetik, ada yang menjadi penadah, serta  juga yang mengantar dan pembeli motor  hasil curiannya,” Ucap  Twedi kepada wartawan saat rilis kasus di Mapolsek Cikarang Barat pada  Rabu (17/05/2023).
Kapolres menjelaskan dari beberapa jaringan yang terlibat, pertama jaringan yang melibatkan 17 orang pelaku, tiga orang di antaranya berperan sebagai eksekutor pencurian motor. Mereka adalah  berinisial MC (30), CR (30) dan YA (24).
Ketiga orang tersebut diamankan, polisi mengungkap fakta bahwa pelaku menjual motor hasil curian itu kepada seorang penadah yang berinisial IW.
“Kemudian  IW menjual motor curiannya  ke sejumlah pengepul lainnya yang ada di Kabupaten dan Kota Bekasi serta Lampung. Total terdapat enam penadah di Bekasi dan empat penadah di Lampung,” Ucapnya
Saat  menjalankan bisnisnya, IW membawa motor hasil  curiannya  yang dibeli oleh penadah menggunakan dua mobil bak yang telah dijadikan barang bukti, dan diamankan di polsek Cikarang Barat.
Dua unit mobil bak, polisi juga mengamankan 17 unit sepeda motor curian dan kunci letter T yang digunakan pelaku untuk menjebol lubang kunci motor yang sudah di incar oleh pelaku
Selanjutnya , anggota kepolisian mengungkap kasus dengan modus serupa yang melibatkan empat orang pelaku pencurian dan penadah motor yang berasal dari jaringan Subang.
Sedang  pelaku inisial HS (34) berperan sebagai eksekutor yang menjual motor curian kepada tiga orang penadah berinisial IH, AG, dan SL.
” Selanjutnya HS melakukan pencurian di seputar Kabupaten Bekasi, kemudian menjualnya ke penadah di daerah Subang,” Tutur  Twedi.
Untuk mempertanggung  jawabkan perbuatannya eksekutor dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. Sedangkan  untuk  penadah dijerat Pasal 480 tentang Penadahan dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun penjara.(s).
  • Related Posts

    Calon Kades Karangsatu Nomor Urut 3 Sarim Gunakan Hak Pilih Bersama Istri

    Calon Kepala Desa Karangsatu Sarim Gunakan Hak pilihnya

    Berita Selengkapnya
    Bayi Laki-Laki Ditemukan Meninggal di Pinggir Kali Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Penemuan bayi laki-laki meninggal dunia

    Berita Selengkapnya

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Peristiwa

    Bayi Laki-Laki Ditemukan Meninggal di Pinggir Kali Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 3 views
    Bayi Laki-Laki Ditemukan Meninggal di Pinggir Kali Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Kotak Suara Pilkades Karangsatu Didistribusikan ke 15 TPS

    • 6 views
    Kotak Suara Pilkades Karangsatu Didistribusikan ke 15 TPS

    Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

    • 10 views
    Polres Metro Bekasi Gelar Apel Persiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2026

    Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

    • 6 views
    Plt Camat Karang Bahagia Monitoring Persiapan Pilkades Serentak di 7 Desa

    Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

    • 7 views
    Kemenhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Keselamatan Prioritas Utama

    Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan

    • 9 views
    Proses Pencarian 5 Jurnalis,2 ABK dan 1 Guide di Hentikan