Kecamatan Sukatani Gelar Acara Musrenbang

Bekasi, aspirasidirect.com
Pemerintah Kecamatan Sukatani
pada kamis (24/1) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2024 di aula Kantor Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi

Kegiatan ini dihadiri langsung unsur muspika sukatani, Bappeda, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Irpan Haeroni, Para kepala desa , Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya

Camat Sukatani Agus Dahlan mengatakan,
Musrenbang tingkat kecamatan adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten/kota.

Dalam Keterangannya Camat juga
menegaskan bahwa hasil dari pembahasan dan kesepakatan musrenbang kecamatan akan digunakan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD yang bertujuan untuk menetapkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, serta memastikan usulan program prioritas kecamatan terkait dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD..

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Himawan Abror mengatakan , Kegiatan Musrenbang di mulai dari musdus ,MusrenbangDes, Musrenbang kecamatan, Musrenbang Kabupaten, Musrenbang provinsi, dan Musrenbang pusat. Semua itu di atur dalam Permendagri nomor 86 tahun 2017

Himawan Abror sebagai Anggota DPRD bertugas sebagai sifat kontroling, walaupun pembangunan daerah bisa melalui Musrenbang atau melalui aspirasi, atau melalui OPD

” Saya pada prinsipnya akan mengawal realisasi pembangunan yang melalui usulan Musrenbang, artinya kamii. bisa tegur jika dari pemerintah daerah ada yang kurang untuk mengakses pembangunan tetsebut,,” Kata Abror

Dalam hal ini kata dia, dirinya melihat jangan sampai juga bahwa Musrenbang hanya seremoni, akan tetapi membawa dampak yang lebih baik. Artinya ada hak masyarakat yang oerlu di dahulukan dengan skala prioritas tadi.

Abror juga menyinggung terkait pembangunan toilet sultan yang mangkrak dan tidak ada manfaat secara pungsi, terus terkait juga dengan jembatan buntung yang viral.

“Dalam hal ini saya tidak mengatakan itu tidak baik atau salah, akan tetapi ada banyak yang lebih penting seperti saluran air yang belum maksimal untuk mengairi persawahan, sehingga masyarakat banyak teriak dengan kekeringan lahan,” Kata dia.(red).

  • Related Posts

    Mohon doa restu dan dukungannya, Karya Supriyadi Maju di Pengisian Anggota BPD Karanganyar

    Karya Supriyadi calon anggota BPD Karanganyar

    Berita Selengkapnya
    Polsek Kedung Waringin Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim Piatu

    Giat Polsek Kedungwaringin

    Berita Selengkapnya

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Peristiwa

    Polres Metro Bekasi Ungkap 19 Kasus Curanmor Hingga Mei 2026

    • 6 views
    Polres Metro Bekasi Ungkap 19 Kasus Curanmor Hingga Mei 2026

    Mahasiswa ITB Bandung Dilaporkan Hilang Saat Pendakian di Gunung Puntang

    • 7 views
    Mahasiswa ITB Bandung Dilaporkan Hilang Saat Pendakian di Gunung Puntang

    Presiden Prabowo Perkecil Ketegangan Geopolitik, Bicara di KTT ke-48 ASEAN

    • 8 views
    Presiden Prabowo  Perkecil  Ketegangan Geopolitik, Bicara di KTT ke-48 ASEAN

    Erupsi Gunung Dukono di Maluku Telan Korban Jiwa

    • 9 views
    Erupsi Gunung Dukono di Maluku Telan Korban Jiwa

    Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

    • 12 views
    Kecelakaan Bus ALS Bertabrakan Dengan Truk Pengangkut BBM

    Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada

    • 19 views
    Debit Air di Cipamingkis Meningkat,BPBD Kab Bogor:Warga Harap Waspada