Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Himawan Abror Berharap Musrenbang Kecamatan Jangan Hanya Seremoni

Estimated read time 2 min read

Bekasi, aspirasidirect.com
Pemerintah Kecamatan Sukatani
pada kamis (25/1) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2024 di aula Kantor Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi

Kegiatan ini dihadiri langsung unsur muspika sukatani, Bappeda, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Irpan Haeroni, Para kepala desa , Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya

Camat Sukatani Agus Dahlan mengatakan,
Musrenbang tingkat kecamatan adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten/kota.

Dalam Keterangannya Camat juga
menegaskan bahwa hasil dari pembahasan dan kesepakatan musrenbang kecamatan akan digunakan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD yang bertujuan untuk menetapkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, serta memastikan usulan program prioritas kecamatan terkait dengan tugas dan fungsi masing-masing OPD

Agus Dahlan juga berharap, mudah-mudahan terkait dengan dihadirinya acara musrenbang dengan anggota DPRD yang ada, bisa membawa aspirasi masyarakat paling tidak satu desa satu milyar untuk anggaran aspirasi dewan.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Himawan Abror mengatakan , Kegiatan Musrenbang di mulai dari musdus ,MusrenbangDes, Musrenbang kecamatan, Musrenbang Kabupaten, Musrenbang provinsi, dan Musrenbang pusat. Semua itu di atur dalam Permendagri nomor 86 tahun 2017

Himawan Abror sebagai Anggota DPRD bertugas sebagai sifat kontroling, walaupun pembangunan daerah bisa melalui Musrenbang atau melalui aspirasi, atau melalui OPD

” Saya pada prinsipnya akan mengawal realisasi pembangunan yang melalui usulan Musrenbang, artinya kami bisa tegur jika dari pemerintah daerah ada yang kurang untuk mengakses pembangunan tersebut,,” Kata Abror

Dalam hal ini kata dia, dirinya melihat jangan sampai juga bahwa Musrenbang hanya seremoni, akan tetapi membawa dampak yang lebih baik. Artinya ada hak masyarakat yang perlu di dahulukan dengan skala prioritas tadi.

Abror juga menyinggung terkait pembangunan toilet sultan yang mangkrak dan tidak ada manfaat secara pungsi, terus terkait juga dengan jembatan buntung yang viral.

“Dalam hal ini saya tidak mengatakan itu tidak baik atau salah, akan tetapi ada banyak yang lebih penting seperti saluran air yang belum maksimal untuk mengairi persawahan, sehingga masyarakat banyak teriak dengan kekeringan lahan,” Kata dia.(s).

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours